Suhu Testis Pengaruhi Kualitas Sperma Pria
Alasannya adalah pria di daerah desa senang menggunakan sarung tanpa menggunakan pakaian dalam.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pernahkah Anda mempertahankan, kenapa orang yang tinggal di daerah pedesaan memiliki jumlah anak lebih banyak dibandingkan orang yang tinggal di kota?
Beberapa orang yang tinggal di kota memiliki masalah dalam memiliki anak, sehingga harus konsultasi ke dokter.
Dokter Morula IVF Melinda Hospital, dr. Julius T Pangayoman, Sp.OG., mengatakan bahwa alasannya adalah pria di desa senang menggunakan sarung tanpa menggunakan pakaian dalam.
"Testisnya dibiarkan menggantung bebas sehingga suhunya bagus dan sperma bisa tumbuh dengan baik," ujarnya ketika ditemui di Artiste Cafe, Bandung, Minggu (5/8/2018).
• Chelsea Islan, Aktris Muda, Bertalenta, dan Rendah Hati
Testis memiliki peranan penting untuk memproduksi dan menyimpan sperma serta memproduksi testosteron.
Testosteron adalah hormon pria yang bertanggung jawab untuk seluruh perubahan pada tubuh yang terjadi selama masa pubertas.
"Suhu yang bagus untuk testis adalah 32-34 derajat celcius. Normalnya suhu badan pria itu cukup panas, yaitu 36 derajat celcius," ujar dr.Julius.
Sekeluarga Tewas Tertimpa Runtuhan Beton, Sang Ibu Ditemukan Sedang Memeluk Anak Perempuannya https://t.co/fdgHO6G7zE via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 6, 2018
• Hasni 15 Tahun Disembunyikan Dukun di Gua yang Hanya Berjarak 3 Rumah dari Rumah Orangtuanya
Julius mengatakan posisi testis yang menggantung membuat otot testis bekerja dengan baik.
Saat suhu dingin, otot testis akan tertarik keatas hingga menempel ke tubuh hingga suhunya menjadi baik yaitu empat derajat lebih rendah dari suhu tubuh.
Sedangkan ketika suhu panas maka testis akan menurun dan menjauh dari tubuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-pria-dan-wanita_20170721_121411.jpg)