Gemar Baca Buku, Tedi Iskandar Rintis Usaha Menjual Buku Jadul

Toko buku jadul bernama Indische Book didirikan Tedi Iskandar (32) karena kegemarannya membaca buku-buku lama.

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Hilda Rubiah
Tedi Iskandar (32) pemilik kios buku Indische book, menjual buku-buku lama 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Toko buku jadul bernama Indische Book didirikan Tedi Iskandar (32) karena kegemarannya membaca buku-buku lama.

Sejak kecil Tedi memang senang membaca buku, semisal komik, novel dan buku cetakan lama atau jaman dulu.

Walaupun Tedi sekolah hanya sampai tingkat SMA, tapi dia senang dan hobi membaca buku.

Tidak ada batasan baginya jika membaca buku harus sekolah tinggi.

Kegemarannya membaca buku dimulai pada tahun 2004 saat berjualan buku bersama saudaranya.

Kemudian Tedi membaca buku yang dijajakanya dan mulai menyukai membaca.

Dari sana lah Tedi mulai merasa nyaman, hingga akhirnya dia mulai memikirkan rencana berjualan buku-buku lama.

Bermodalkan uang sendiri sebesar Rp 1 juta ia merintis usaha berjualan buku jadul pada tahun 2007.

Tedi juga meminjam buku-buku kepada temannya untuk bisa dia jual, kemudian Tedi fokus untuk mendapatkan lebih banyak buku-buku lama.

Untuk bisa mendapat buku lama tersebut, Tedi mengandalkan informasi yang didapat dari temannya.

Tedi membangun relasi dengan setiap tukang barang bekas, penjual buku di kios-kios, kolektor, pelelang buku, dan penjual buku di online.

Selain itu, ia juga bisa mendapatkan buku-buku lama dan bagus dari orang-orang yang akan pindah rumah.

Tedi merasa nyaman dengan usahanya dan kegiatan berburu buku lama.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved