Penyidik Polda Jabar Sebut Kondisi Keuangan PT SBL Tidak Akan Sanggup Kembalikan Dana Nasabah

Penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar, Kombes Samudi mempersilakan terdakwa kasus penipuan dan . .

Penyidik Polda Jabar Sebut Kondisi Keuangan PT SBL Tidak Akan Sanggup Kembalikan Dana Nasabah
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Ilustrasi: Massa koordinator jemaah berunjuk rasa di DPRD Provinsi Jabar, Jalan Dipenogoro, Kota Bandung, Selasa (6/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar, Kombes Samudi mempersilakan terdakwa kasus penipuan dan penggelapan dana jemaah umroh PT Solusi Balad Lumampah, Aom Juang Wibowo dan Ery Ramdani untuk berkata apapun di persidangan‎.

"Itu kan haknya Aom. Dia boleh ngomong apa saja untuk meyakinkan hakim. Tapi penyidik dengan fakta yang ada, sulit (bagi) Aom untuk bisa kembalikan uang nasabah," ujar Samudi via ponselnya.

Hanya saja, ada satu kemungkinan Aom bisa mengembalikan uang milik 12.645 jemaah senilai Rp 300 miliar. "Kecuali ada pihak yang mau meminjami atau menalangi dana," ujar Samudi.

Biar Tetap Cantik dan Segar, Tak Perlu ke Salon atau Klinik Kecantikan, Tinggal Lakukan Ini di Rumah

Kisah Dewi, 22 Tahun Mengajar Masih Berstatus Guru Honorer, Tetap Ceria dan Sudah Ikhlas

Sebelumnya, Samudi menjelaskan soal pengembalian dana calon jemaah harus menunggu hasil persidangan. Hasil putusan persidangan akan menentukan apakah aset PT SBL yang disita Polda Jabar akan dilelang atau sebaliknya untuk dicairkan dan uangnya untuk pengembalian dana jemaah.

Di persidangan, Aom menyanggupi pengembalian uang jemaah umroh yang gagal berangkat. Namun, anggota pengacara Aom dan Ery, Adi Muhammad Burhan justru menyatakan ketidakyakinannya PT SBL mampu mengembalikan uang jemaah.


"Perusahaan ini kan sedang status quo, nanti akan dikejar lagi manajemen yang mana (yang sanggup mengembalian uang), kemudian duitnya dari mana, tentunya itu pertanyaan yang sulit. Makanya, jika ada pertanyaan (pengembalian uang), nanti kami yang akan sampaikan pada tim yang akan mengatasinya," ujar ‎Adi Muhammad Burhan, anggota tim pengacara Aom dan Ery di PN Bandung, Jalan LLRE Martadinata Bandung, Selasa (31/7). (*)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved