Dampak Kemarau, Produksi Ikan Lokal di Kota Tasikmalaya Menurun

Kemarau yang terjadi dalam beberapa bulan ini mengakibatkan produksi ikan lokal di Kota Tasikmalaya mengalami penurunan.

Dampak Kemarau, Produksi Ikan Lokal di Kota Tasikmalaya Menurun
Dokumentasi/Tribun Jabar
ILUSTRASI KEKERINGAN 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Kemarau yang terjadi dalam beberapa bulan ini mengakibatkan produksi ikan lokal di Kota Tasikmalaya mengalami penurunan.

Menurut Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Tasikmalaya, Hendra Budiman, penurunan produksi ikan lokal dikarenakan sebagian kolam budidaya mengalami kekeringan.

"Akibat kemarau, di beberapa daerah seperti Purbaratu, Kawalu, Mangkubumi kolam mengalami kekeringan, debit air berkurang. Untuk penurunan produksi belum kami inventarisir secara pasti, tapi sekitar 30 persen kolam sudah mengalami kekeringan," jelas Hendra saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/7/2018) siang.

Ruben Onsu Berniat Bantu Denada untuk Galang Dana Demi Pengobatan Shakira

Penyidik Polda Jabar Sebut Kondisi Keuangan PT SBL Tidak Akan Sanggup Kembalikan Dana Nasabah

Selain kemarau faktor penurunan produksi ikan lokal, lanjut dia dikarenakan suhu dingin yang melanda beberapa pekan ini.

"Suhu dingin ektrem mengakibatkan budidaya ikan rentan kena penyakit, pastinya produksi perikanan menurun," ujarnya.

Menurutnya, akibat kemarau serta suhu dingin yang terjadi, produksi ikan lokal di Kota Tasikmalaya menurun sekitar 30 hingga 40 persen.


"Mudah-mudahan September kembali turun hujan sehingga debit air kembali normal dan pasokan ikan lokal kembali stabil," harapnya.

Dia menjelaskan selama ini, untuk memenuhi pasokan ikan konsumsi di Kota Tasikmalaya masih banyak dari luar kota sekitar 60 persen.

Untuk membantu pengusaha ikan lokal selama kemarau, Hendra mengaku pihaknya berencana akan membuat beberapa program.

"Kami akan mencoba program membuat sumur untuk bak-bak pemeliharaan ikan," imbuhnya.

Selain itu, karena menurutnya debit air di Kota Tasikmalaya yang berada di irigasi maupun sungai menjadi buangan limah rumah tangga maka kemungkinan rentan timbul penyakit bagi ikan.

"Pembudidaya ikan kami imbau agar ekstra menjaga sumber perairan dan memberikan vitamin agar kekebalan ikan agar tidak rentan penyakit," tambahnya. (*)

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved