Bawaslu Jabar Gelar Sosialisasi Hasil Pengawasan dan Penindakan Pelanggaran dalam Pilkada

Bawaslu Jawa Barat mencatat ada sedikitnya 452 pelanggaran yang terjadi selama pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018.

Bawaslu Jabar Gelar Sosialisasi Hasil Pengawasan dan Penindakan Pelanggaran dalam Pilkada
Tribun Jabar/Isep Heri
Suasana kegiatan Sosialisasi Bawaslu Jawa Barat hasil pengawawasan dan penindakan pelanggaran dalam Pemilihan kepala daerah di Jawa Barat tahun 2018 di Aula Rektorat Institut Agama Islam Cipasung Singaparna, Selasa (31/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat mencatat ada sedikitnya 452 pelanggaran yang terjadi selama pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018.

Komisioner Bawaslu Jawa Barat Divisi Penindakan Pelanggaran, Sutarno mengatakan pelanggaran termasuk berupa hasil temuan Bawaslu dan jajaran dibawahnya.

Ada sebanyak 341 pelanggaran hasil temuan tim, kemudian hasil pelanggaran yang dilaporkan masyarakat sebanyak 111 pelanggaran.

Pendaki Gunung Rinjani Asal Cirebon Selamat dari Gempa Lombok, Orang Tua Mengaku Sangat Cemas

Ribuan Surat Suara Pilbup Cirebon yang Dikabarkan Terbakar Masih Dipertanyakan Massa

"Semuanya sudah kita tangani, karena semuanya sudah di register. Ada 169 laporan yang deliknya pelanggaran administrasi dan 22 pidana pemilihan. Semua sudah kita tangani," kata Sutarno saat kegiatan Sosialisasi hasil pengawasan dan penindakan pelanggaran dalam Pemilihan kepala daerah di Jawa Barat tahun 2018 di Aula Rektorat Institut Agama Islam Cipasung Singaparna, Selasa (31/7/2018).

Dia menjelaskan hingga saat ini pihaknya masih menanggani laporan, beberapa di antaranya sudah jatuh vonis tetap.


Dalam setiap laporan, pihaknya menggaris bawahi akan indikasi ASN tidak netral dalam pemilu. Ia menuturkan setidaknya tercatat 54 pelanggaran oleh ASN di wilayah Jawa Barat.

"Semua lantas diteruskan kepada Komisi ASN pusat. Sanksinya berbeda-beda, meski wilayah pemberian sanksi berada di Komisi ASN," ujar dia. (*)

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved