11 Tahun Hilang Kontak saat Bekerja, Pihak Keluarga Curiga Siti Meninggal Akibat Kekerasan

Setelah 11 tahun hilang, keluarga mendapat kabar terakhir gadis asal Dukuh Waluh Kulon, Desa Waluyorejo, Puring, Kebumen, Jawa Tengah telah meninggal.

11 Tahun Hilang Kontak saat Bekerja, Pihak Keluarga Curiga Siti Meninggal Akibat Kekerasan
Tribun Jabar/ Haryanto
Proses pembongkaran makam asisten rumah tangga, Siti Munasiroh (27) di TPU Cigelam, Purwakarta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kecurigaan meninggalnya Siti Munasiroh (27) diakibatkan karena hal yang tidak wajar timbul karena pihak keluarga tidak diberi tahu proses penguburannya di TPU Cigelam, Babakan Cikao, Purwakarta.

Bahkan, pihak keluarga mengetahui meninggalnya Siti karena pihak Polres Purwakarta menghubunginya, setelah korban dikuburkan oleh pihak majikannya pada Rabu (18/7/2018).

Diketahui, Siti bekerja sebagai asisten rumah tangganya (ART) Jaya Berlina, di sebuah rumah di Perumahan Ganda Sari, tidak jauh dari tempat pemakaman.

Saat ditemui, seorang keluarga korban, Rudi Sunarko (32), mengaku pihak keluarga telah hilang kontak dan tidak berkomunikasi dengan Siti setelah mulai bekerja pada tahun 2007.

Hal tersebut dikatakan saat ditemui Tribun Jabar di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta, Rabu (25/7/2018), sesaat setelah jenazah Siti diangkat untuk dilakukan otopsi.

"Siti sulit dihubungi, bahkan tidak ada kabarnya sampai akhirnya polisi menghubungi kami kemarin. Keluarga merasa meninggalnya Siti tidak wajar. Majikan memakamkan Siti tanpa seizin keluarga, itu juga jadi kecurigaan juga bagi kami," kata Rudi.

Padahal, kata Rudi, Siti memilih bekerja sesaat setelah lulus dari Madrasah Tsanawiyah di Kebumen bertujuan ingin membantu kehidupan keluarganya.

KPU Kabupaten Cirebon Libatkan Masyarakat Awasi Figur Bacaleg

Namun nahas, setelah 11 tahun hilang, keluarga mendapat kabar terakhir gadis asal Dukuh Waluh Kulon, Desa Waluyorejo, Puring, Kebumen, Jawa Tengah telah meninggal dunia.

Pihak keluarga pun menyetujui makam Siti yang baru satu Minggu itu dibongkar oleh pihak Satreskrim Polres Purwakarta, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Setelah polisi melakukan penyelidikan, dari ponsel majikannya ada foto saat siti masih hidup ada beberapa bekas luka di badannya. Jadi pihak keluarga kan bertanya-tanya penyebab utamanya kenapa," ujarnya.

Oleh karena itulah, Rudi atas nama keluarga menyetujui jenazah korban dilakukan otopsi oleh pihak kepolisian.

Hal tersebut bertujuan agar mengetahui penyebab utama meninggalnya Siti saat bekerja di Purwakarta.

Usai otopsi dilakukan, jenazah Siti pun akan segera dibawa ke tanah kelahirannya, Kebumen, untuk segera dimakamkan.

Besok Sidang Lanjutan Gugat Cerai Sule, Sang Komedian Kenang Kisah Awal Menikah dengan Lina

Mario Gomez Targetkan Persib Bandung Juara Paruh Musim Liga 1 2018

Penulis: Haryanto
Editor: Seli Andina Miranti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved