150 Pemuda Kota Bandung Ikuti Pelatihan Kepemimpinan di Pangalengan

Peserta pelatihan merupakan representasi setiap kecamatan yang ada di Kota Bandung dengan usia rata-rata di bawah 30 tahun.

150 Pemuda Kota Bandung Ikuti Pelatihan Kepemimpinan di Pangalengan
Istimewa
Sebanyak 150 pemuda Kota Bandung mengikuti pelatihan kepemimpinan di Group House, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kamis-Sabtu (19-21/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 150 pemuda Kota Bandung mengikuti pelatihan kepemimpinan di Group House, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kamis-Sabtu (19-21/7/2018).

Mengusung tema "Membentuk Karakter Berakal Kritis, Revolusioner, dan Membumi", kegiatan tersebut diinisiasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung.


Peserta pelatihan merupakan representasi setiap kecamatan yang ada di Kota Bandung dengan usia rata-rata di bawah 30 tahun.

Ketua DPD KNPI Kota Bandung, Hendra Guntara atau akrab disapa Hegun mengatakan, kegiatan itu dapat menjadi satu upaya meningkatkan sumber daya pemuda di Kota Bandung.

Tak menutup kemungkinan, ujarnya, para pemuda itu dipersiapkan sebagai pemimpin di kewilayahan atau di Kota Bandung.

"Karena di pundak generasi muda lah nasib bangsa ini di tentukan," kata Hegun saat membuka acara.

Lintasan Menanjak dan Lalu Lintas Padat Jadi Tantangan Peserta Bandung West Java Marathon

Kegiatan ini, sambungnya, adalah pelatihan pertama di masa kepemimpinannya.

Dia berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi proyek percontohan untuk acara yang lebih disipliner ke depan, baik dari sisi materi, narasumber, dan kepesertaan.

Di lokasi yang sama, ketua pelaksana kegiatan, Maulana Yusuf Erwinsyah berharap, pemuda Kota Bandung yang mengikuti pelatihan mampu lebih kritis di tengah-tengah derasnya hoaks.

"Kemudian juga lebih kreatif dalam bertindak dan berkarya, serta tidak keluar dari realitas yang ada dalam menyuguhkan ide gagasan dalam menghadapi segala permasalahan yang ada di Kota Bandung," ujarnya.

Seluruh peserta wajib mengikuti enam pokok materi yang disiapkan selama tiga hari pelatihan.

Analisis Persib Bandung Vs Barito Putera : Jalan Terjal Maung Bandung Menuju Juara Paruh Musim

Di antaranya adalah materi tentang politik dan pemerintahan yang dibawakan oleh Aa. Abdul Rozak, M.Ud. (Ketua GP Ansor Kota Bandung), organisasi dan kepemimpinan yang dibawakan oleh Hendra Guntara, S.Hum., M.Ud. (Ketua DPD KNPI Kota Bandung), dan sejarah gerakan pemuda dan pembangunan bangsa yang dibawakan oleh Sumardianto (MPI Kota Bandung).

Setelah itu ada juga materi nasionalisme antara rakyat dan kekuasaan yang dibawakan oleh Yosep Yusdiana (aktivis 98), pluralisme dan kebhinekaan yang dibawakan oleh Kyai Fauz Noor, M.A. (penulis buku dan cendekiawan muda NU), dan terakhir yakni analisis diri, analisis sosial dan pembangunan karakter yang dibawakan oleh Dr. Satriya Wibawa, M.Ipol. (akademisi Unpad).

Wakil Ketua KPK Sebut Kalapas Sukamiskin Terlihat Tak Menyesal, Tertawa-tawa dan Santai

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved