Ketua Komisi Yudisial: Banyak PTS di Daerah untuk Bayar Gaji Dosen Masih Kembang Kempis

Menurutnya, PT mesti didorong agar maju dan mampu mensejahterakan dosennya sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan

Ketua Komisi Yudisial: Banyak PTS di Daerah untuk Bayar Gaji Dosen Masih Kembang Kempis
Istimewa
Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus (tengah). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Komisi Yudisial mendorong Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI) agar memperjuangkan kesejahteraan dan meningkatkan kualitas dosen.

"PDRI harus ikhtiar dan berjuang agar apa yang dicita-citakan dapat terwujud," ujar Ketua Komisi Yudisial, Jaja Ahmad Jayus, berdasarkan rilis yang diterima Tribun Jabar, Selasa (17/7/2018) malam.

Jaja Ahmad Jayus mengaku prihatin terhadap para dosen, terutama bagi dosen yang bekerja di perguruan tinggi (PT) swasta yang belum berkembang.

Menurutnya, PT mesti didorong agar maju dan mampu mensejahterakan dosennya sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan.

Lezatnya Sosis Bavarian Rostbratwurst Berbalur Saus Espanyol di Resto Winner Sosis Bandung

Daftarkan Caleg dari Luar Partai ke KPU Purwakarta, Hasan Sobari: Baru Tahun Ini PKS Gaul

"Padahal PT adalah lembaga pendidikan yang nonprofit, pemiliknya tidak meminta uang kembali. Kalau sekarang kan lembaga seperti ini juga ada hitungan BEP (break event point, titik impas)," ujar pria yang aktif mengajar di Magister Fakultas Hukum Unpas Bandung tersebut.

"Kenyataannya kini banyak PTS di daerah untuk bayar gaji dosen saja masih kembang kempes," ujar Jaja.

Inisiator PDRI, Ahmad Zakiyuddin, mengatakan akan berjuang untuk memberikan perlindungan hukum terhadap para dosen yang diperlakukan tidak adil di kampus tempat mereka bekerja. (*)

Penulis: Ery Chandra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved