Kapal Terbalik di Danau Toba

Tentang Danau Toba, Kaldera Raksasa Tempat KM Sinar Bangun 'Beristirahat'

Sekitar sepuluh tahun yang lalu, detail dasar danau pada dasarnya tidak diketahui, dan masih belum sepenuhnya disurvei.

Tentang Danau Toba, Kaldera Raksasa Tempat KM Sinar Bangun 'Beristirahat'
Pariwisata Sumatera Utara
Danau Toba 

Tim dari Basarnas pun menggunakan kendaraan bawah permukaan air yang dioperasikan dari jarak jauh (Remotely Operated Vehicle {ROV}) untuk menemukan jasad dan bangkai kapal.

Selama pencarian di bawah air, ROV pun menemukan visual posisi kapal dan jasad di kedalaman 450 meter.

Namun, selanjutnya operasi pencarian dan pengangkatan jasad yang disebutnya sebanyak 164 orang itu dihentikan oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Penghentian itu tepatnya pada hari Senin, 2 Juli 2018, dua minggu setelah kapal feri itu tenggelam.

Terlepas dari pro dan kontra di masyarakat, tentu pemerintah punya pertimbangan tersendiri dalam menghentikan proses evakuasi jasad dan bangkai kapal tersebut ke permukaan. 

Foto Abdi Tumanggor.

Bermasalah dari masa lalu

Indonesia sering menderita tenggelamnya kapal, dengan aturan dasar keselamatan sering dilanggar dan kapal-kapal kelebihan muatan.

Menurut catatan Baird Maritime Passenger Vessel Accident Database yang dilansir reuters  telah terjadi lebih dari 600 (645) kecelakaan kapal penumpang yang mengakibatkan lebih dari 33.000 (33.703) korban jiwa sejak tahun 2000.

Dari insiden kecelakaan kapal tersebut, Indonesia menyumbang lebih banyak daripada negara lain.

Indonesia mendominasi hampir seperempat insiden.

Sementara diikuti oleh Filipina, Bangladesh, dan China.

Foto Abdi Tumanggor.

Berikut jumlah data insiden kapal penumpang sejak tahun 2000 yang mengakibatkan kematian penumpang.

Dalam laporan ReutersIndonesia disebutkan memiliki jumlah insiden tertinggi yang tercatat oleh negara mana pun. Di dunia, negara-negara di Asia merupakan setengah dari insiden tersebut.

Selain itu juga dari Afrika dan Amerika Tengah.

Kapal Tenggelam

Dari sekitar 51% insiden kecelakaan tersebut menyebabkan kapal tersebut tenggelam.

Foto Abdi Tumanggor.

Kelebihan Muatan (Overloading)

Dari insiden kecelakaan ini, sekitar 17% disebabkan karena kelebihan muatan (overloading).

Hal ini diduga menjadi faktor tenggelamnya Danau Toba, selain terjangan ombak dan angin kencang.

Dari penjelasan Kementerian Perhubungan, bahwa kapasitas KM Sinar Bangun seharusnya 40 orang, tapi naik menjadi lima kali lipat.

Foto Abdi Tumanggor.

Kematian

Sebagian besar kematian karena kecelakaan yang disebabkan kelebihan muatan (overloading).

Hampir 14.000 orang tewas dalam insiden tersebut sejak tahun 2000.

Itu sekitar 41% dari total kematian pada periode yang sama.

(Sumber: fingfx.thomsonreuters.com/straitstimes.com/Tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Penjelasan Craig Chesner dari Eastern Illinois University soal Korban KM Sinar Bangun di Danau Toba

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved