Penyakit Guillain Barre Syndrome yang Diderita Arya Tergolong Berat

Dokter Spesialis Anak Konsultan Saraf RSHS Bandung Stanza Uga Peryoga dr Sp A(K) M Kes, menjelaskan hal itu saat ditemui di RSHS . . .

Penyakit Guillain Barre Syndrome yang Diderita Arya Tergolong Berat
istimewa
Arjuna Arya Atarahman terbaring koma di ruangan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Arjuna Arya Atarahman (6) rupanya menderita penyakit Guillain Barre Syndrome (GBS) yang tergolong berat.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Saraf Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Stanza Uga Peryoga dr Sp A(K) M Kes, menjelaskan hal itu saat ditemui di RSHS, Jalan Pasteur, Bandung, Senin (9/7/2018).

Sebelumnya diberitakan, Arya adalah bocah laki-laki asal Kabupaten Bandung yang sudah sejak 8 Juni 2018 terbaring di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSHS Bandung karena penyakit GBS dan saat ini sedang dalam kondisi koma sejak 20 Juni 2018.

Jelang Partai Tandang Hadapi Perseru, Victor Igbonefo Ungkap Soal Tekad Persib

Oh In Kyun Beberkan Soal Alasan Mendapat Hukuman yang Dianggapnya Tidak Fair

GBS adalah gangguan di mana sistem kekebalan tubuh menyerang saraf.

Kondisi ini dapat membuat saraf meradang yang mengakibatkan kelumpuhan atau kelemahan otot.

"GBS pada anak punya varian yang lebar, dari yang ringan sampai yang berat," ujar Stanza.


"Arya termasuk yang berat, karena tadi, progresivitasnya kelumpuhan paru-paru sehingga perlu ventilator, dan ada gangguan saraf otonom, termasuk gangguan fungsi denyut jantung, itu fatal," sambungnya.

Arya, kata Stanza, adalah pasien rujukan dari RSUD Majalaya Kabupaten Bandung.

Halaman
12
Penulis: Yongky Yulius
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved