Pilkada Serentak

Pilbup Bandung Barat, Aa Umbara-Hengky Kurniawan hanya Kalah di Dua Kecamatan

Hasil rapat pleno rekapitulasi suara tingkat KPU Kabupaten Bandung Barat (KBB), paslon bupati dan. . .

ISTIMEWA
Aa Umbara dan Hengky Kurniawan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hasil rapat pleno rekapitulasi suara tingkat KPU Kabupaten Bandung Barat (KBB), paslon bupati dan wakil bupati Bandung Barat terpilih Aa Umbara Sutisna-Hengky Kurniawan (Akur) hanya kalah di dua kecamatan.

Mereka hanya kalah di Kecamatan Rongga dan Gununghalu, sementara di 14 kecamatan lainnya suara Akur unggul jauh melewati paslon lain.

Berdasarkan informasi, di Kecamatan Rongga Akur kalah dari paslon Elin Suharliah-Maman S Sunjaya (Emas) dengan raihan suara 11.183.

Lalu, diikuti Akur meraih 10.598 suara, dan paslon Doddy Imron Cholid (Kado) 7.100 suara.

Semua didapat dari total jumlah DPT 42.141 dengan suara sah 28.881, suara tidak sah 1.199, dan total jumlah suara sah dan tidak sah sebanyak 30.080.

Kemudian, di Kecamatan Gununghalu dari jumlah DPT 52.785, paslon Emas mendapatkan suara 14.545, diikuti Akur dengan 14.240, dan Kado 8.747 suara.

Jumlah suara sah tercatat ada 37.532 suara, suara tidak sah 1.483, dan total suara sah dan tidak sah sebanyak 39.015.

Sementara di 14 kecamatan lain, raihan suara Akur unggul dengan perbedaan yang cukup jauh.

Di Kecamatan Cihampelas, Batujajar, Cipongkor, Ngamprah, Padalarang, Sindangkerta, Cikalong Wetan, Saguling, Cililin, Cisarua, Parongpong, Cipeundeuy, Cipatat, dan Lembang, pasangan Akur menang di Lembang dari Emas dengan meraih 51.006 suara.

Secara keseluruhan, Komisioner KPU bidang teknis Adi Saputro menyebut, paslon nomor urut satu Elin Suharliah-Maman S Sunjaya (Emas) meraih 194.936 suara (21,59 persen), nomor dua Doddy Imron Cholid-Pupu Sari Rohayati (Kado) 250.627 suara (27,76 persen), dan paslon nomor tiga Aa Umbara Sutisna-Hengky Kurniawan (Akur) meraih 420.137 suara (46,54 persen).

"Kami beri waktu apakah ada paslon yang akan menggugat keputusan itu atau tidak. Kalau tidak berarti tahapan dilanjutkan ke proses berikutnya," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved