Parkir di Jalan Sudirman Kota Bandung Sudah Jadi Zona Parkir Nontunai

Kepala UPT Parkir Kota Bandung Nasrul Hasani, mengatakan pemberlakuan zona parkir nontunai di Jalan Sudirman telah dimulai sejak Senin, 2 Juli 2018.

Parkir di Jalan Sudirman Kota Bandung Sudah Jadi Zona Parkir Nontunai
tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Ilustrasi: Penjaga parkir di Jalan Braga, Kota Bandung, saat membantu pengunjung menggunakan mesin parkir elektronik, Jumat (24/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

BANDUNG, TRIBUNJABAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung sudah menerapkan aturan zona parkir nontunai di Jalan Sudirman.

Pengendara yang memarkirkan kendaraan di jalan protokol tersebut harus melakukan pembayaran menggunakan kartu bayar elektronik (e-money).

Kepala UPT Parkir Kota Bandung Nasrul Hasani, mengatakan pemberlakuan zona parkir nontunai di Jalan Sudirman telah dimulai sejak Senin, 2 Juli 2018.

Semua pengendara baik roda empat maupun roda dua wajib membayar retribusi parkir secara non tunai. Sebelumnya Program kebijakan ini telah diterapkan untuk kawasan parkir di Jalan Braga sejak beberapa waktu lalu.

BREAKING NEWS: Kabar Duka Jelang Kontra PSIS, Eks Bintang dan Pelatih Persib Bandung Meninggal Dunia

Suhu di Bandung Capai 15 Derajat Celcius, BMKG: Bukan yang Terdingin, di Lembang Pernah Sampai 9,8

"Setelah pertama di Braga, sekarang kita coba di Jalan Sudirman. Sejak kemarin (Senin) sudah mulai diterapkan, berarti sudah empat hari sampai sekarang. Alhamdulilah ada peningkatan (pendapatan) dari biasanya," ujar Nasrul saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (6/7).

Nasrul mengatakan, penerapan zona parkir non tunai di Jalan Sudirman, diterapkan dari mulai persimpangan Jalan Otista sampai Jalan Gardujati. Dengan jumlah mesin parkir terpasang sebanyak 16 buah dan mampu menampung sekitar 90 unit kendaraan roda empat.


"Selama berjalan empat hari, Alhamdulilah ada peningkatan terkait pendapatan parkir. Seperti di hari pertama bisa melampaui angka Rp 2 juta dalam satu hari," ucapnya.

Meski demikian, lanjut Nasrul, pihaknya mengakui dalam penerapan sistem pembayaran non tunai ini masih banyak kendala, diantaranya masih banyak pengendara, terutama pengendara roda dua yang masih belum memiliki kartu bayar elektronik.

Dalam upaya mendukung program tersebut, pihaknya saat ini telah menggandeng empat buah bank untuk dapat mempermudah pengendara dalam memperoleh kartu e-money tersebut.


"Kepemilikan kartu e-money ini masih belum semuanya. Penggunaan non tunai atau kartu e-money masih belum begitu familiar dengan masyarakat kita, tapi  kami coba dengan penekanan di Jalan Braga, ternyata banyak warga Bandung yang juga mengapresiasi," ujar dia.

Nasrul menambahkan, dari hasil evaluasi penerapan zona parkir non tunai, jumlah pendapatan mengalami kenaikan cukup signifikan. Bahkan di Jalan Braga, pendapatan parkirnya meningkat hingga 4 kali lipat.

"Dulu sebelum non tunai pendapatan satu hari sekitaran Rp 600 ribu -700 ribu. Setelah kita terapkan zona parkir non tunai kisaran Rp 2,4 juta - Rp 2,6 juta," katanya. (*)

Penulis: Cipta Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved