Pilgub Jabar

Hitungan Manual Pilgub Jabar di Kota Bandung Tuntas, Rindu Raih 656.090 suara, Asyik 359.267 Suara

Dimana angka golput atau tidak menentukan pilihan sebanyak 24 persen atau 350 ribuan.

Hitungan Manual Pilgub Jabar di Kota Bandung Tuntas, Rindu Raih 656.090 suara, Asyik 359.267 Suara
Tribunjabar/Cipta Permana
Hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Wali Kota Bandung di tingkat Kota Bandung di Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Kamis (5/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Proses rekapitulasi hasil penghitungan suara  pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 tingkat Kota Bandung, telah selesai diselenggarakan.

Hasilnya, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) berhasil meraih nilai terbanyak dengan 656.090 suara; di posisi kedua, pasangan nomor urut tiga, Sudrajat - Ahmad Syaikhu (Asyik) dengan 359. 267 suara; disusul tempat ketiga, paslon nomor urut empat, Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi, 153.323 suara, dan posisi buncit ditempati pasangan nomor urut dua, Hasanuddin - Anton Charliyan dengan 111.190 suara.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Rifqi Alimubarok mengatakan, hasil tersebut berdasarkan perhitungan rekapitulasi surat suara yang telah dilakukan di tingkat kecamatan di Kota Bandung. Dengan jumlah pemilih 1.308.335 dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.659.000.

Pelaku Pengebom di Pasuruan Kabur Naik Bus, Motornya Ditinggal di Pegadaian

"Dari 1.308.335 jumlah surat suara pemilih di 30 kecamatan di Kota Bandung memutuskan, pasangan nomor urut satu (Ridwan-Uu) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018-2023. Dengan raihan jumlah 1.279.870 surat suara sah dan 28.465 surat suara tidak sah, hasil ini sudah clear karena ditetapkan juga oleh Panwaslu Kota Bandung dan semua saksi," ujarnya usai acara rekapitulasi perhitungan suara Pilgub Jabar 2018 di Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Kamis (5/7/2018).


Dengan berkaca pada jumlah tersebut, menurutnya, terjadi peningkatan dalam hal jumlah partisipasi masyarakat Kota Bandung dalam pilkada Tahun 2018 ini, dengan persentase 76 persen. Dimana angka golput atau tidak menentukan pilihan sebanyak 24 persen atau 350 ribuan.

"Dibandingkan dengan angka partisipasi masyarakat Kota Bandung di lima tahun lalu (2013) ini tentu ada kenaikan, karena gelaran sebelumnya, partisipasi masyarakat Bandung hanya 60 persen dan 40 persennya yang tidak menggunakan hak pilihnya, artinya ada perbaikan 16 persen," ucapnya.

Disinggung sempat terjadi masalah dalam proses rekapitulasi perhitungan suara Pilgub Jabar, salah satunya untuk wilayah Kecamatan Arcamanik, menurutnya, hal tersebut merupakan kesalahan teknis dalam hal penyimpanan oleh petugas PPK setempat.


Namun, dirinya memaklumi, mengingat proses rekapitulasi surat suara di tingkat kecamatan berlangsung hingga larut malam, sehingga tidak menutup kemungkinan terjadinya kesalahan penyimpanan, dan bukan disebabkan oleh adanya faktor kesengajaan atau kecurangan.

"Ya tadi memang ada sedikit permasalahan terkait teknis penyimpanan saja, tapi kan kita punya dokumen lain, sehingga disepakati oleh semua hadirin proses rekapitulasi perhitungan tetap bisa terus di lanjutkan," ujar dia.

Dirinya pun berharap, dengan keluarnya keputusan berita acara hasil rekapitulasi perhitungan surat suara untuk Pilgub Jabar di Kota Bandung ini, tidak akan ada sengketa yang dilayangkan oleh pihak-pihak yang merasa keberatan, karena seluruh saksi dan Panwaslu Kota Bandung telah sepakat menyetujuinya.

"Sengketa atau tanggapan keberatan itu mudah-mudaha tidak ada dari hasil ini, karena pengajuan sengketa Pilgub itu di KPU Jabar," katanya. 

Penulis: Cipta Permana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved