Jelang Asian Games 2018, Polri Pastikan Kesiapan Teknologi Pengamanan di Stadion Si Jalak Harupat

Polri pastikan keamanan gelaran Asian Games 2018 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Agustus nanti.

Jelang Asian Games 2018, Polri Pastikan Kesiapan Teknologi Pengamanan di Stadion Si Jalak Harupat
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Asisten Logistik (Aslog) Kapolri, Irjen Asep Suhendar didampingi Wakapolda Jabar Brigjen Supratman dan Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan melakukan peninjauan keamanan teknologi untuk gelaran Asian Games 2018 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (4/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Polri pastikan keamanan gelaran Asian Games 2018 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Agustus nanti.

Tidak hanya pengamanan pasukan yang diperketat, Polri juga pantau teknologi pengamanan melalui kamera pengintai yang berada di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (4/7/2018).

Asisten Logistik (Aslog) Kapolri, Irjen Asep Suhendar didampingi Wakapolda Jabar Brigjen Supratman dan Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan melakukan peninjauan renovasi Stadion Si Jalak Harupat yang dipersiapkan untuk pelaksanaan pertandingan babak penyisihan sepak bola Asian Games.

Baca: Hasil Analisis Terkini PVMBG Mengenai Gunung Agung di Bali, Hari Ini Terjadi 3 Kali Erupsi

"Kami pantau persiapan pengamanan Asaian Games yang akan dilaksankan bulan Agustus. Khususnya kita melihat dari sisi aspek teknologi apakah di Polda Jabar ini sudah siap atau belum," ujarnya seusai melakukan peninjauan Stadion Si Jalak Harupat, Soreang.

Asep mengungkapakan, nantinya selain melakukan pengamanan dengan anggota, Polri juga melakukan pengamanan dengan sistim pengamanan teknologi melalui pemantauan kamera. Teknologi kamera pengintai ini sudah memiliki standarisasi internasional penyelenggaraan olahraga/event dunia.


"Nantinya ini bisa berguna bagi Polda Jabar dalam hal melakukan pemantauan situasi termasuk bila ada kejadian atau kejahatan itu bisa langsung terlihat, siapa pelakunya. Karena kita menggunakan data yang ada di Dukcapil, jadi begitu keluar wajah seseorang akan muncul namanya," ungkapnya.

Dari hasil pemantauan, pihaknya mengklaim spek (spesifikasi teknologi) sudah sesuai standar pengamanan di dunia. Dirinya berharap hal-hal rawan yang dikhawatirkan dapat diantisipasi, seperti kriminalitas, upaya sabotase dan kejahatan-kejahatan lainnya.

"Sekarang masih instalasi, diharapkan pertengahan Juli ini sudah selesai. CCTV sudah banyak, tinggal dari pihak Polda menyempurnakan lagi, jika ada yang perlu ditambahkan nanti ditambahkan, kami sudah diskusi dan cek on the spot kelihatanya sudah memadai," ujarnya. (*)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved