Aksi kejar-kejaran Polisi dan Mobil Jazz Terjadi di Jogja, Polisi Tembaki Mobil yang Terus Melaju

Perlu diketahui, semenjak peristiwa teror bom Surabaya, Polda DIY memeriksa setiap orang yang hendak masuk ke Mapolda DIY.

Aksi kejar-kejaran Polisi dan Mobil Jazz Terjadi di Jogja, Polisi Tembaki Mobil yang Terus Melaju
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Honda Jazz bernopol AB 1979 U yang terlibat dalam kejar-kejaran dan ditembak polisi, Selasa siang (03/07/2018) 

TRIBUNJABAR.ID, JOGJA - Aksi kejar-kejaran antara petugas Kepolisian dengan seorang pengemudi mobil Honda Jazz berwarna silver bernomor polisi AB 1979 U.

Pengemudi tersebut dikejar petugas lantaran tidak mau menjalani pemeriksaan saat memasuki Mapolda DIY tadi siang, Selasa (3/6/2018).

Bahkan, petugas pun terpaksa melepaskan tembakan guna menghentikan laju pengemudi yang diketahui berjenis kelamin perempuan.

Wintolo Irianto (36), warga Karangnongko, Maguwoharjo, Sleman mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat dirinya tengah mengendarai sepeda motor untuk kembali ke base camp yang berada di daerah Seturan.

Sesampainya di depan Mapolda DIY, laju sepeda motornya dihentikan seorang anggota Provos Polda DIY.

"Saat itu jam set 1an lewat depan Polda dan ada mobil dikejar Polisi, tiba-tiba disuruh mboncengin Provos untuk mengejar mobil itu," katanya, saat ditemui di depan SMP 1 Seyegan, Selasa (3/6/2018).

Baca: Saksi Ini Klaim Mendagri Nyatakan Ribuan Surat Suara Pilbup Cirebon Hilang dan Bukan Terbakar

Baca: Ada Dua Faktor Mengapa PKS-Gerindra Menguat di Jabar

Dilanjutkan pria yang berprofesi sebagai ojek daring ini, ia bersama anggota Provos mengejar mobil tersebut ke arah timur dan sesampainya di depan Kampus UPN "Veteran" Yogyakarta memutar balik ke arah barat.

Diungkapkannya, pengejaran tersebut melibatkan beberapa sepeda motor patroli dan dua mobil patroli.

Mengenai laju mobil yang dikejar, menurutnya mobil melaju dengan kecepatan sekitar 60 KM/jam.

"Sempat ditembak dari lawan arah di depan Hartono Mall, terus mobilnya juga sempat terjebak macet di perempatan Gejayan. Polisi juga menembak bannya saat itu tapi mobilnya tetap melaju sampai Jakal," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved