Ngopi Nikmat Tak Mesti Mahal, Coba Rasakan Sensasi Kopi Lokal di Kedai Kopi KM 30 Bandung Timur

Konsep kopi yang terbuka, artinya saat biji kopi diseduh bisa dilihat oleh pengunjung. Kalau mereka mau mencoba membuat kopi

Tribunjabar/Ery Chandra
Sejumlah pengunjung tengah duduk menunggu kopi yang dipesan, di Kedai Kopi KM 30, Jalan Bandung-Garut Kilometer 30, Kabupaten Bandung, Selasa (3/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Minum kopi kini telah menjadi gaya hidup warga di sejumlah tempat di Bandung. Tak heran gerai kopi baru pun menjamur, satu di antaranya yang menyuguhkan ragam kopi lokal adalah Kedai Kopi Kilometer 30 di Jalan Bandung-Garut Kilometer 30, Kabupaten Bandung.

Kedai kopi baru itu secara resmi dibuka pada Sabtu (9/6/2018). Dengan beragam varian menu kopi serta harga yang relatif terjangkau Kedai Kopi KM 30 mengajak kalangan anak muda hingga pekerja yang ingin santai sejenak untuk merasakan kopi lokal.

Baca: Bukan Tenggelam, Kapal Feri KM Lestari Maju Sengaja Dikandaskan Nakhkoda Kapal di Selayar

Tim Kedai Kopi KM 30, Mamay, mengatakan kedai kopi tersebut dikonsep lebih rileks dan dinamis buat semua kalangan. Kedai kopi ini didesain dengan paduan warna-warna cerah seperti merah, putih, serta biru. Bahkan meja barista pun dapat dilihat secara langsung oleh para pengunjung yang diharapkan lebih menawarkan kenyamanan.


"Konsep kopi yang terbuka, artinya saat biji kopi diseduh bisa dilihat oleh pengunjung. Kalau mereka mau mencoba membuat kopi secara langsung kami ajarkan. Di sini memberikan semacam pelajaran pada pengunjung," ujar Mamay di Kedai Kopi Kilometer 30, Selasa (3/7/2018).

Mamay menuturkan unsur lokalitas sangat diperhatikan, semisal kopi yang disajikan berbentuk bahan kopi item, arabica, robusta, mocacinno, latte, capucinno, vanila latte, ice coffee, ice coffee soda, dan vietnam egg.

"Kebanyakan yang datang anak-anak muda memesan kopi item favorit di sini. Dari wilayah sekitar seperti Cicalengka, Nagreg, Rancaekek, dan ditambah komunitas antik club vespa yang datang dari Bandung, Solo, dan lain-lain," ujar Mamay.


Mamay mengatakan untuk harga dari ragam menu kopi, Kedai Kopi KM 30 tersebut menawarkan harga yang relatif sangat terjangkau dimulai dari harga Rp 5.000-Rp 10.000.

"Kami tidak menaruh budget yang tinggi. Agar orang-orang bisa menikmati kopi di sini. Ditambah ada wifi gratis juga," kata Mamay.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved