Nining Sunarsih Ditemukan Hidup

Cerita Elah yang Menemukan Nining Setelah Hilang 1,5 Tahun, Orang di Sekitar Seperti Tak Melihat

Saat ditemukan, kata Elah, Nining dalam keadaan terbaring di tengah ombak tepi pantai dengan posisi membelakangi laut pantai selatan.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Nining Sunarsih tergolek lemas di RSUD Syamsudin, Kota Sukabumi, Senin (2/7/2018). 

Tak disangka, rupanya benar saja Nining akhirnya diketemukan dalam kondisi masih hidup disekitar bibir pantai.

Menurut Wanda, ibunya ditemukan sekitar pukul 24.00 WIB.

Tubuh Nining yang saat itu dalam kondisi lemah langsung dibawa kerumahnya di Kadu dampit dan baru tiba sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.

Keluarga dan petugas puskesmas selanjutnya membawa korban ke RSUD R Syamsudin untuk memeriksakan kondisi kesehatan.

Ditemukannya Nining Sunarsih yang hilang 17 bulan lalu itupun membuat TIM SAR Kabupaten Sukabumi yang saat itu terlibat dalam pencarian korban terkejut.

Aulia Solihanto, Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi mengaku kaget saat mendengar informasi soal ditemukannya Nining oleh keluarga.

Nining ditemukan setelah 1,5 tahun dilaporkan hilang tenggelam di Pelabuhanratu
Nining ditemukan setelah 1,5 tahun dilaporkan hilang tenggelam di Pelabuhanratu (Facebook)

ia pun kemudian membuka arsip dan dokumentasi lama soal proses pencarian korban atasnama Nining Sunarsih untuk memastikan jika itu merupakan koban yang dulu pernah ia cari bersama tim gabungan.

"Saya kaget, ramai di berita dan media sosial soal Bu Nining ini. Ketika buka arsip baik nama maupun alamat ternyata sama, saya langsung kaget," kata Aulia.

Sementara itu, Koordinator Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Pajri mengatakan, pada saat ditemukan kondisi korban berbaring dengan tubuh menghadap ke darat dengan pakaian seperti yang digunakan pada saat tenggelam.

Saat ini korban tengah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Okih mengungkapkan, pada Januari 2017 lalu korban dilaporkan tenggelam oleh saksi adiknya dan cucu.

Di mana korban melakukan aktivitas mandi di pantai dan tiba-tiba datang gelombang tinggi.

Dampaknya pengunjung yang lain ke pinggir pantai sementara korban Nining terseret arus ke tengah.

Menurut sejumlah keterangan tepatnya pada 8 Januari 2017 lalu Nining terseret ombak di Pantai Palabuhan Ratu, sejumlah saksi bahkan sempat melihat Nining saat melambaikan tangan meminta tolong saat terbawa arus.(*)





Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Cerita Elah yang Pertama Kali Temukan Nining di Pelabuhan Ratu, Ini Kejanggalan yang Dialaminya

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved