Persib Bandung

Persib Bandung Wajib Tambah Pemain di Putaran Kedua

Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez berencana akan menambah tiga sampai empat pemain untuk Liga 1 putaran kedua.

Persib Bandung Wajib Tambah Pemain di Putaran Kedua
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Skuat Persib Bandung saat dalam laga di Stadion PTIK Jakarta, Sabtu (30/6/2018). Laga itu berakhir 1-0 untuk kemenangan tuan rumah 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Legenda Persib Bandung, Yudi Guntara, menyambut baik rencana tambahan pemain di tubuh Maung Bandung, pada putaran kedua Liga 1, musim 2018.

Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez berencana akan menambah tiga sampai empat pemain untuk Liga 1 putaran kedua.

Rencananya pemain tersebut akan menempati posisi belakang tengah dan depan.

Pemain-pemain tersebut diharapkan dapat mengimbangi pemain inti yang selama ini menjadi tumpuan tim.

Menurut Yudi Guntara, ketika pemain inti seperti Ezechiel, Bauman, In Kyum dan Bojan tidak main, maka kualitas Persib akan menurun, lantaran ada jarak antara kualitas pemain inti dengam cadangan.

"Jelas itu wajib, (tambahan pemain) demi perbaikan tim, terutama di posisi striker dan pemain tengah," ujar Yudi, saat dihubungi kemarin.

Selain untuk pelapis tim inti, tambahan pemain juga diharapkan dapat menjadi pembeda ketika permainan tim sudah terbaca lawan. Contohnya saat melawan Persija, Sabtu 30 Juni 2018.

Menurut Yudi, saat melawan Persija sejumlah pemain inti Persib tertutup ruang geraknya sehingga sulit mengembangkan permainan.

"Lihat mulai dari Simic selalu mengganggu Igbonefo, Bojan Malisic, Toni dan Ardi Idrus. Di tengah Dedi dan In Kyun selalu di presing oleh Sandi Sute, Lestaluhu dan Rico Simanjuntak. Jonathan Bauman dan Ezechiel Nduasel oleh Maman dan Silva," katanya.

Baca: Hoax, Informasi Razia STNK di Seluruh Indonesia Oleh Aparat Gabungan

Baca: Kabar Terbaru Haruka Nakagawa Eks JKT48, Penampilannya Makin Dewasa tapi Tetap Cantik

Kemudian, sambung Yudi, Febri pun ditempel ketat Rezaldi dan Ghozali oleh Ismed. Semua pemain Persija sangat disiplin, sehingga para pemain Persib sulit mengembangkan permainan.

"Langkah yang diambil adalah memilih bermain direct langsung dari belakang ke pemain depan dan itu terbaca, akhirnya serangan selalu gagal. Persib tidak bermain jelek," ucapnya.

Namun, Yudi mengaku yakin dengan kualitas Mario Gomez yang pasti bisa memperbaiki tim Maung Bamdung.

"Kita lihat di Piala Presiden, Persib kalah 2-0 dari PSMS Medan. Tapi di liga, Persib bisa mengalahkan di Medan 3-0, itu pertanda Gomez selalu memperbaiki Timnya" katanya. (nazmi abdurrahman)


Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved