Piala Dunia 2018

Pelatih Brasil Tak Ingin Tim Samba Bernasib Sama Seperti Jerman

Ia berharap timnya tidak mengalami nasib yang sama dengan Jerman tersingkir di babak-babak awal.

Twitter/Olyseum
Brasil bertemu dengan Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2018. 

TRIBUNJABAR.ID - Pelatih Brasil, Tite belajar dari kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018.

Ia berharap timnya tidak mengalami nasib yang sama dengan Jerman tersingkir di babak-babak awal.

Tim Samba menghadapi Meksiko pada babak 16 Besar yang akan digelar di Samara Arena, Senin (2/7/2018).

Meski di atas kertas, Brasil adalah unggulan. Tite tak sepakat dengan perkiraan yang menyebutkan timnya sekarang merupakan favorit terkuat untuk meraih juara yang keenam kali setelah Jerman tereliminasi.

"Kita tidak hidup dalam perkiraan, kita hidup dalam kenyataan. Ada siklus baru di Piala Dunia, ada format baru," katanya.

Senada dengan Tite, gelandang Brasil, Casemiro juga menyoroti tereliminasinya Jerman sebagai bukti tim yang menjadi favorit tidak ada artinya menjelang babak 16 Besar.

"Favoritisme ini datang dari Anda. Kaus tidak memenangkanmu dalam pertandingan. Lihatlah Jerman. Dengan semua pemain yang mereka miliki, semua favorit itu, mereka tersingkir di ronde pertama" kata Casemiro kepada para wartawan.

Alasan Brasil adalah favorit adalah catatan buruk Meksiko melawan tim Amerika Selatan di putaran final Piala Dunia.

Dalam 15 turnamen berbeda sebelum Rusia, Meksiko hanya sekali mengalahkan tim Amerika Selatan, yaitu saat mengalahkan Ekuador 2-1 pada 2002.

Alasan lain adalah performa Meksiko yang tidak stabil. Meksiko membuat kejutan awal turnamen ketika mereka mengalahkan Jerman 1-0.

Melanjutkannya dengan kemenangan 2-1 atas Korea Selatan, tetapi kemudian tampil buruk melawan Swedia yang mengalahkan mereka 3-0.

Kapten Meksiko, Andres Guardado wanti-wanti agar wasit dan FIFA harus jeli dengan gaya permainan Neymar yang cenderung untuk 'membesar-besarkan pelanggaran'.

"Kami semua tahu Neymar. Itu bukan menurut saya atau kami yang menilai, tetapi wasit dan FIFA harus jeli," kata Guardado.

"Sekarang mereka memiliki VAR (Video Assistant Referees), mereka seharusnya melihat gaya permainannya dan wasit perlu berada di atasnya karena kami tahu dia (Neymar) suka membesar-besarkan pelanggaran, dia suka sekali menjatuhkan badan," kata gelandang Real Betis itu.

"Tapi saya ulangi, ini adalah gaya permainannya dan mereka yang harus menilai dan menghentikan itu adalah tugas mereka, bukan kami," katanya.

Meskipun Meksiko belum pernah menang lawan Brasil di Piala Dunia FIFA, Guardado mengatakan bahwa El Tri tidak terintimidasi dengan kenyataan itu.

"Kami sebelumnya tidak pernah mengalahkan Jerman di Piala Dunia, dan kami melakukannya di turnamen ini. Kami di sini untuk membuat sejarah dan itu ada di tangan kami. Kami akan melakukan segala kemungkinan karena kami semua tahu bahwa statistik tidak bermain ketika pertandingan dimulai," kata pemain berusia 31 itu. (Tribunnews/Dodi Esvandi)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved