Pilkada Serentak

Hasil Sementara Calon Tunggal Vs Kotak Kosong di Beberapa Daerah, Kota Makassar Paling Mengejutkan

Beberapa daerah lain di Sulawesi juga menunjukkan tingginya pemilih yang memilih kotak kosong daripada pasangan calon tunggal.

KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi Pilkada 

TRIBUNJABAR.ID- Pilkada 2018 diramaikan sejumlah pasangan calon tunggal.

Alhasil, saat pencoblosan pada 27 Juni lalu pasangan calon itu melawan kotak kosong.

Hasil paling mengejutkan datang dari hitunga cepat pemilihan wali Kota Makassar, Sulawesi.

Berdasarkan hitung cepat yang dirilis dalam laman KPU pusat hingga pukul 14.00 WIB, Munafri Arifuddin-A Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal kalah dari kotak kosong.

Calon tunggal meraih 214.219 suara atau 47,50 persen sedangkan kotak kosong mencapai 236.785 pemilih atau setara 52.50 persen.


Beberapa daerah lain di Sulawesi juga menunjukkan tingginya pemilih yang memilih kotak kosong daripada pasangan calon tunggal.

Dalam Pilbup Mamasa, Sulawesi Barat (Sumbar), jumlah pemilih kotak kosong terbilang tinggi.

Ramlan Badawi dan Marthinus Tiranda mendapat 61.24 persen suara sedangkan 38.76 untuk kotak kosong.

Demikian pula dalam Pilgub Enrekang, Sulawesi Selatan, kotak kosong juga meraih suara cukup besar.

Ada 31, 57 persen suara untuk kotak kosongan sedangkan calon Muslimin Bando-Asman mendapat 68,43 persen suara.

Baca: Warga Kaget Dengar Suara Keras Bak Ledakan Bom di JPO Tol JORR Cikunir, Ito: Ini yang Terparah

Berbeda dengan Pilkada di tiga tempat di atas, hasil pilkada di beberapa daerah memperlihatkan perbedaan mencolok antara jumlah suara pasangan calon dan kotak kosong.

Di Kota Tangerang, Banten, calon tunggal Arief R Wismansyah- Sachrudin menang telak 85,57 persen berbanding 14,43 persen suara dengan kotak kosong.

Demikian pula pilkada di Kabupaten Tangerang, Banten.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved