Pilwalkot Bandung

Relawan Masih Berjibaku Urus Berkas C1 di Posko Pemenangan Nurul Arifin - Ruli Hidayat

Tim Entry Data Nuruli, Muhammad Anas Mafudi mengatakan aktivitas di sana telah ramai sejak pukul 13.00 WIB, itu pun saat dirinya baru tiba.

Relawan Masih Berjibaku Urus Berkas C1 di Posko Pemenangan Nurul Arifin - Ruli Hidayat
Tribun Jabar/Ery Chandra
Kondisi terkini didepan posko Nuruli setelah berakhirnya serangkaian proses pencoblosan Pilwakot Bandung kemarin, di Posko Nuruli, Jalan tamblong, Kota Bandung, Kamis (28/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Aktivitas masih terlihat di posko kemenangan Nurul Arifin dan Ruli Hidayat (Nuruli) di Pilwalkot Bandung 2018 di Jalan Tamblong, Kota Bandung, Kamis (28/6/2018).

Meskipun proses pencoblosan untuk Pilwalkot Bandung telah berakhir kemarin (27/6/2018). Sejumlah relawan terlihat masih beraktivitas di sana. Deretan kendaraan roda dua dan empat pun terparkir di halaman posko.

Tim Entry Data Nuruli, Muhammad Anas Mafudi mengatakan aktivitas di sana telah ramai sejak pukul 13.00 WIB, itu pun saat dirinya baru tiba.

Baca: Gerindra Belum Akui Kekalahan di Pilgub Jabar 2018, Masih Yakin Asyik Lewati Rindu

Baca: Lulus dari JKT48, Ini Kabar Terbaru Haruka, Unggah Foto Berjilbab dan Sebut Kriteria Pria Idaman

Relawan yang hadir mayoritas merupakan tim entry data yang masih bertugas, posko memang digunakan sebagai tempat untuk mengumpulkan berkas-berkas.

"Disini ngumpulin berkas C1 haknya paslon. Soalnya tadi sampai Subuh ditunda. Terus dilanjutkan jam satu siang penyerahan berkas," ujar Anas, di Posko Nuruli, Jalan Tamblong, Kota Bandung, Kamis (28/6/2018).

Anas menuturkan masih mengantre untuk menyerahkan berkas di dalam posko. Proses pemberkasan masih dilakukan oleh timnya.

Senada dengan itu, tim entry data, Imas Fatimah mengatakan, kegiatan yang dilakukan sebagian masih mengumpulkan berkas dari hasil hitung cepat (quick count).

"Untuk memverifikasi data-data dari berbagai sumber di lapangan. Dari seluruh TPS seluruh kota bandung. Soalnya belum fix semua," kata Imas.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved