Pilkada Serentak

Duh! Dikira Kopi, Linmas Ini Tak Sengaja Minum Tinta Pemilu, Efek Semalaman Jaga TPS

Saking ngantuknya, Linmas ini tanpa sengaja minum tinta celup Pilkada karena tertukar dengan kopi.

Duh! Dikira Kopi, Linmas Ini Tak Sengaja Minum Tinta Pemilu, Efek Semalaman Jaga TPS
grid.id/Dok Rossi Y
Mustafa (61) saat bertugas di TPS 

TRIBUNJABAR.ID - Pilkada serentak yang dilakukan di berbagai daerah di Indonesia tak hanya berisi persaingan antar paslon semata.

Beberapa cerita unik pun terjadi selama pesta demokrasi tersebut.

Cerita-cerita unik tersebut pun beragam, mulai dari TPS unik hingga kostum-kostum unik yang digunakan panitia.


Di Kecamatan Pontianak Barat, lain lagi cerita uniknya.

Saking ngantuknya, seorang Linmas Kelurahan Sungai Jawi Luar, Pontianak Barat, tanpa sengaja minum tinta celup Pilkada.

Mustafa (61) tak sengaja meminum tinta celup yang ditaruh di wadah bekas kemasan air mineral saat Pilkada Serentak, Rabu (27/6/2018).

Hal tersebut terjadi lantaran Mustafa tak kuat menahan kantuk yang mendera setelah semalaman berjaga di TPS jelang pencoblosan.

Saat itu, situasi di TPS yang dijaganya memang sedang ramai oleh pencoblos.

Baca: Pantas Rasanya Beda, Ternyata Telur Gulung Ala Swegg Dibuat dengan Cara Khusus, Ini Caranya

"Tak sengaja saya minum, satu teguk lah. Saya ngantuk dan mau minum kopi. Gelas kopi itu ada di samping wadah yang berisi tinta," ujar Mustafa, Rabu (27/6/2018).

Mustafa mengaku, karena mengantuk dan tak fokus, saat ada pemilih yang datang, tangannya langsung memegang wadah tinta.

Karena kurang fokus itulah, dirinya lupa kalau yang dipegangnya adalah gelas tinta, bukan gelas kopi, diminumlah cairan tinta tersebut.

Saat menyadari apa yang diminumnya, Mustafa kemudian berupaya memuntahkan dan meludah. Dia pun mengaku sempat merasakan badannya gemetaran.

"Mungkin ada ratusan kali meludah, saya muntahkan. Setiap meludah, air liur warnanya biru," katanya.

Usai mengalami hal tersebut, Mustafa sempat diberi makanan oleh petugas TPS untuk memulihkan kondisinya.

Baca: Analis Ungkap Jebloknya Performa Jerman di Piala Dunia 2018, Isu Rasisme dan Absennya Leroy Sane

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved