Pilkada Serentak

Dua TPS di Kota Cirebon Gunakan Kunyit untuk Mencelup Jari Pemilih Setelah Mencoblos

Dua TPS di Kota Cirebon tidak menggunakan tinta ungu untuk mencelup jari para pemilih yang sudah mencoblos

Dua TPS di Kota Cirebon Gunakan Kunyit untuk Mencelup Jari Pemilih Setelah Mencoblos
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI
Jajaran Forkompimda Kota Cirebon saat meninjau TPS 25 Bendakerep, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa (26/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dua TPS di Kota Cirebon tidak menggunakan tinta ungu untuk mencelup jari para pemilih yang sudah mencoblos.

Petugas TPS 25 Bendakerep dan TPS 26 Lebakngok, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, menggantinya dengan kunyit.

Ketua KPSS TPS 25 Bendakerep, Hasbullah, mengatakan penggunaan kunyit bagi pemilih usai mencoblos sudah berlangsung lama.

Warga sekitar khawatir saat menggunakan tinta ungu justru akan menghambat mereka untuk beribadah.

Baca: Susunan Pemain Prancis Vs Denmark - Hindari Kroasia, Les Bleus Bertekad Kalahkan Tim Dinamit

Baca: VIDEO: Asyiknya Nongkrong Sambil Mencicipi Kelezatan Steak Baloon di Seimos Cafe Bandung

"Khawatir karena tinta kan bahan kimia, bisa menghalangi air wudu menembus kulit, salatnya jadi tidak sah," ujar Hasbullah saat ditemui di TPS 25 Bendakerep, Selasa (26/6/2018).

Ia mengatakan, kunyit yang merupakan bahan alami dianggap tidak menghalangi air wudu menembus ke kulit meski masih berwarna kuning.

Selain itu, tinta yang cenderung susah dihapus menjadi pertimbangan lain bagi warga.


Sebelum digunakan kunyit diparut dahulu sampai halus, kemudian dicampur sedikit air.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved