Kapal Terbalik di Danau Toba

Terungkap, Kedalaman Danau Toba Ternyata sampai 1,6 KM

"Sekarang ini belum bisa dipastikan titik pasti koordinat kapal dimana. Tapi perkiraan sudah diseser," ujarnya.

Editor: Ravianto
facebook
KM Sinar Bangun sebelum berangkat di Pelabuhan Simanindo menuju Tigaras 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba Senin (18/6/2018) mengungkap fakta baru soal kedalaman danau terluas di Indonesia ini.

Selama ini disebut titik terdalam di Danau Toba hanya  505 meter.

Hinggga hari keenam Sabtu (23/6/2018), pencarian baru total korban selamat termasuk nakhoda kapal dan 3 korban meninggal dunia, sebanyak 22 orang. Sebanyak 184 korban lainnya masih dalam pencarian.

Sebelumnya, hari ke 1-4 tim Basarnas melakukan pencarian menggunakan manusia untuk menyelam di bawah permukaaan air dan menggunakan alat Remote Observasi Vehicle (ROV), yang bisa menjangkau hingga 350 meter.

Dalam konferensi pers Jumat (22/6/2018), Kepala Basarnas M Syaugi mengatakan pencarian korban dengan titik koordinat yang diduga tempat tenggelamnya KM Sinar Bangun, ternyata melebihi batas jarak yang diperkirakan.

Kapal yang membawa alat canggih Multibeam Echosounder dan Side Scan Sinar di Dermaga Tigaras, Danau Toba, Jumat (22/6/2018).
Kapal yang membawa alat canggih Multibeam Echosounder dan Side Scan Sinar di Dermaga Tigaras, Danau Toba, Jumat (22/6/2018). (TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG)

Menurutnya, sampai hari ini belum bisa korban ditemukan, karena kedalaman Danau Toba melebihi 300 meter.

Di peta kedalaman air mencapai 500-550 meter, sehingga harus dibantu oleh TNI AL dan diberikan bantuan alat Multibeam Side Scan Sonar.

Karena peralatan milik angkatan laut ini, punya jangkauan hingga 600 meter dan sudah di pasang dan gunakan sejak tadi siang pukul 12.00 WIB, menuju lokasi yang diperkirakan tenggelamnya kapal tersebut.

Baca: Gunung Anak Krakatau Alami Peningkatan Aktivitas

Baca: Viral Video Emak-emak Lepas Setang Motor dan Main Handphone saat Melaju

Namun saat mendekati lokasi yang diduga tenggelamnya KM Sinar Bangun, alat Multibeam Side Scan Sonar sudah tidak bisa mendeteksi lagi.

"Artinya kedalaman Danau Toba melebihi 600 meter. Tapi kita tetap menuju ketengah tempat perkiraan dan tidak bisa melihat apa-apa. Hingga akhirnya kita menyisir di pinggiran yang bisa melihat 600 meter ke bawah. Karena hingga kini kita belum menemukan bangkai kapal," kata Syaugi, Jumat (22/6/2018).

Perkiraan lokasi KM Sinar Bangun tenggelam, Senin (18/6/2018)
Perkiraan lokasi KM Sinar Bangun tenggelam, Senin (18/6/2018) (bbc)

"Jadi besok kita akan datangkan alat yang lebih besar milik Basarnas dari Pekanbaru. Karena alatnya ini sangat besar. Bagaimanapun kita akan berusaha mendatangkan alat ini. Kemampuan alat ini sama, tetapi kemampuannya bisa sampai 2 ribu meter," sambungnya.

Terkait kesulitan dengan alang-alang di kedalam laut maupun ganggang, Syaugi mengatakan kesulitan tidak ada. Karena alat ini melihat objek, jadi apabila ada objek dan sampai dasar masih bisa melihat.

Lebih lanjut, Syaugi menjelaskan bahwa alat sejenis Multibeam Side Scan Sonar dengan jangkauan kedalaman 2 ribu meter ini, akan digunakan untuk bisa menyisir semua daerah yang diperkirakan titik koordinat.

"Sekarang ini belum bisa dipastikan titik pasti koordinat kapal dimana. Tapi perkiraan sudah bergeser," ujarnya.

Berapa sebenarnya kedalaman Danau Toba?

Hal ini terungkap dalam video personel Dipolair Polda Sumut yang ikut dalam pencarian.

Dalam video ini personel Polair menunjukkan monitor GPS yang terpasang di speed boat yang mereka naiki.

Monitor GPS menunjukkan kedalaman air yang di bawahnya, menyentuh angka 1.619 bahkan lebih tinggi karena kapal melaju.

''Kedalaman Danau Toba, akan kami tunjukkan di GPS yang terpasang di boat kami. Kini bisa melihat kedalaman Danau Toba mencapai 1600......'''ujar personel Ditpolair Polda Sumut dalam video tersebut. 

Bagaimana reaksi tim Basarnas?

Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Medan, Budiawan mengatakan belum mendapat kabar lebih lanjut berapa kedalaman pasti perairan Danau Toba.

"Menurut data informasi yang diterima Basarnas, diperkirakan kedalaman perairan Danau Toba sekitar 800 meter lebih, tapi kita akan pastikan kembali," kata Budiawan, Sabtu (23/6/2018).

Kepala Basarnas Marsekal Muda M Syaugi mengatakan hal yang sama dengan apa yang dikatakan Kakansar Medan.

"Kita belum tahu itu berapa kedalaman Danau Toba. Makanya saya yakin pakai alat ini. Kalau Multibeam Side Scan Sonar jangkauan 600 meter ke bawah, juga untuk ke sekeliling sudut juga radius 600 meter," ujarnya.

(cr9/tribun-medan.com).

Ini video kedalaman Danau Toba:

 

(cr9/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved