Arus Balik Lebaran 2018

Kasatlantas Polres Garut Imbau Pemudik untuk Cerdas Memilih Waktu Kepulangan

Satuan Lalu Lintas Polres Garut mengimbau kepada seluruh pemudik yang hendak kembali ke perantauan agar cerdas memilih waktu kepulangan.

TRIBUN JABAR/HAKIM BAIHAQI
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut mencatat di hari kedelapan setelah Hari Raya Idul Fitri 1439 H, arus lalu lintas di jalur selatan Limbangan - Malangbong, Kabupaten Garut terpantau padat lancar, Sabtu (23/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Satuan Lalu Lintas Polres Garut mengimbau kepada seluruh pemudik yang hendak kembali ke perantauan agar cerdas memilih waktu kepulangan.

Hal tersebut dilakukan agar para pemudik tidak terjebak kepadatan arus lalu lintas, karena diprediksi sebagian pemudik tujuan kota-kota besar akan melangsungkan perjalanan pada hari ini, Sabtu (23/6/2018).

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Rd Erik Bangun Prakasa, mengatakan, puncak arus balik di jalur selatan Limbangan - Malangbong dan Kadungora - Leles, Kabupaten Garut, telah terjadi pada Rabu lalu.

Baca: Hotman Paris Sumpahi Nahkoda KMP Sumut II yang Tinggalkan Korban KM Sinar Bangun: Biadab

Baca: Peluang Argentina Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Semakin Terbuka

"Pada Sabtu ini, arus lalu lintas masih terpantau normal. Tetapi kepadatan arus lalu lintas di jalur selatan mungkin saja terjadi," kata Erik saat dihubungi, Sabtu (23/6/2018).

Selain kendaraan pemudik, Erik mengatakan, di akhir pekan ini pun, kendaraan wisatawan pun masih akan hilir mudik di sejumlah jalur wisata yang ada di Kabupaten Garut.

"Arus lalu lintas akhir pekan ini pun seperti akhir pekan biasanya," kata Erik.


Selain itu, dirinya pun mengimbau kepada para pengendara berkendara tidak melebihi batas kecepatan karena alasan ingin segera tiba dalam waktu cepat.

"Lebih baik perlahan namun pasti, daripada kebut mencelakakan diri sendiri dan orang lain," katanya.

Erik pun menambahkan, beberapa pengendara dan pengemudi pun kerap mengabaikan kondisi fisik, sehingga rentan mengalami kecelakaan.

"Saat letih, disarankan untuk tidak memaksakan diri," katanya. (*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved