Kapal Terbalik di Danau Toba

Hotman Paris Sumpahi Nahkoda KMP Sumut II yang Tinggalkan Korban KM Sinar Bangun: Biadab

"Kapal feri yang sangat besar tidak mau menolong kapal yang baru tenggelam," ucap Hotman terisak.

Menangis sampai robek Baju, Hotman Paris sumpahi nahkoda KMP SUmut II, Dony Max Silalahi yang tinggalkan korban KM Sinar Bangun 

TRIBUNJABAR.ID, SIMANINDO - Pengacara ternama Hotman Paris Hutapea mengunggah video saat dirinya menangis, Jumat (23/6/2018) sekitar pukul 5 pagi.

Dalam video tersebut terdengar suara Hotman bergetar, lalu ia mengusap air matanya.

Dirinya mengaku sedih usai menonton video Youtube yang memperlihatkan korban tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun pada Senin (18/6/2018) di perairan Danau Toba.

"Kapal feri yang sangat besar tidak mau menolong kapal yang baru tenggelam," ucap Hotman terisak.

Emosi presenter Hotman Paris Show itu bahkan sampai menyebabkan dirinya merobek pakaian yang ia kenakan.

Menurut Hotman, kapten kapal yang meninggalkan korban saat membutuhkan pertolongan tersebut harus diadili.

"Itu kapten kapalnya harus diadili. Aku sumpahi kau harus diadili. Biadab, biadab. Apakah diperintah oleh owner-nya saya enggak tahu," lanjutnya.

Baca: Sedang Asyik Bernyanyi, Konser Black Pink Dihentikan: Mohon Maaf Ada Konflik Internal

Baca: Disebut Tak Punya Hati Nurani, Nahkoda KMP Sumut II Ungkap Alasan Tak Tolong Korban KM Sinar Bangun

Sebelumnya, Dony Max Silalahi, Kapten KMP Sumut II, menjelaskan alasannya meninggalkan para korban, seperti dilansir Tribun-Video.com dari Tribun-Medan.com.

"Saya meninggalkan para korban karena situasi pada saat itu cuaca sedang buruk. Dan saya sebagai kapten kapal merasa punya tanggungjawab juga untuk menyelamatkan penumpang yang saya bawa," kata Dony Max Silalahi.

Menurutnya, penumpang yang ia bawa harus lebih diutamakan keselamatannya.

"Saya tidak mau korban bertambah banyak melihat situasi ini. Jadi saya mengambil keputusan untuk mengantarkan penumpang yang saya bawa ke pelabuhan. Itu pun setelah saya berkoordinasi dengan KMP Sumut I melalui radio yang segera datang ke lokasi kejadian untuk menyelamatkan para korban," terang Dony.

"Ya kami hanya bisa selamatkan tiga orang. Percuma itu akan sia-sia sebab cuaca sangat buruk dan tidak ada waktu untuk menurunkannya," tambahnya.(*)


Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved