Surat Wasiat Pria yang Pamit Kerja Lembur tapi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kantor

Dalam surat tersebut juga tertulis agar tidak ada pihak yang menyalahkan anak dan istrinya.

Surat Wasiat Pria yang Pamit Kerja Lembur tapi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kantor
capture video
Evakuasi jenazah pria staf kantor kelurahan di Malang yang ditemukan tewas bunuh diri. 

TRIBUNJABAR.ID, MALANG - Seorang PNS di Kelurahan Oro-oro Dowo, Kota Malang, Jawa Timur ditemukan tewas tergantung di kantornya, Selasa (19/6/2018).

Korban bernama Wiyono (54) warga Jalan Gang VII ditemukan tewas gantung diri oleh anaknya yang bernama Andi M Arif (25) dan Sudarman, penjaga malam kantor kelurahan tersebut.

Saat dievakuasi, ditemukan sebuah surat wasiat.

Isi dari surat wasiat tersebut, Wiyono meminta maaf pada anak dan istrinya.

Ia juga meminta maaf pada unsur Muspida Kota Malang.

Dalam surat tersebut juga tertulis agar tidak ada pihak yang menyalahkan anak dan istrinya.

Menurut lurah Oro-oro Dowo akhir-akhir ini korban sering melamun lantaran sedang mengalami masalah.

Berdasarkan informasi dari Kapolsek Klojen, Kompol Budi Harianto, saat ini korban sedang ada permasalahan terkait sertifikat tanah, dan akhir-akhir ini ada tiga pemanggilan dari pihak kejaksaan.

Kronologi terkait kasus gantung diri yang dilakukan korban, awalnya Wiyono pamit kerja lembur pada Senin (18/6/2018).

Wiyono ke kantor pukul 10.00 dan pulang pukul 17.00 WIB.

Baca: Kerupuk Melarat Jadi Buruan Utama Pemudik di Jalur Pantura Cirebon

Baca: Uang Seperempat Miliar di Mesin ATM Ludes, Pihak Bank Terkejut Tahu Siapa Pelakunya

Saat ia di rumah, ia sempat makan dan mandi, lalu pamit kembali ke kantor lagi untuk lembur.

Namun sampai larut malam, dirinya tak kunjung pulang.

Akhirnya sang Anak, Andi M Arif (25) mencari keberadaan ayahnya dengan menelepon namun tidak tersambung.

Keesokan harinya, Andi mencari ayahnya ke Kantor Kelurahan Oro-oro Dowo, karena pintu tertutup, Andi mendatangi rumah Sudarman, penjaga kantor tersebut.

Saat pintu kantor dibuka, dua orang ini melihat jenazah Wiyono dalam kondisi mengantung di ruang staf.

Wiyono menggantung diri dengan tali tampar yang terikat di teralis jendela.

Tak lama kemudian petugas kepolisian datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.(*)

Editor: Ravianto
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved