BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jawa Barat
Peneliti BMKG Jawa Barat Muhamad Iid Mujtahiddin mengatakan, tinggi gelombang. . .
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - BMKG Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini soal potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jabar.
Peneliti BMKG Jawa Barat Muhamad Iid Mujtahiddin mengatakan, tinggi gelombang itu berpotensi mencapai ketinggian 3,5 meter.
"Tinggi gelombang maksimum di perairan sebelah selatan berpotensi mencapai 1,5-3,5 meter, sedangkan, tinggi gelombang maksimum di perairan sebelah utara, berpotensi mencapai 0,5-1,5 meter," ujarnya melalui pesan instan Whatsapp kepada Tribun Jabar, Rabu (20/6/2018).
Sementara itu, BMKG pusat mengeluarkan keterangan tertulis yang berisi potensi gelombang tinggi yang diperkirakan akan terjadi di Indonesia selama arus balik lebaran 20-26 Juni 2018.
BMKG menginformasikan, adanya peningkatan kecepatan angin timuran hingga 46 kilometer per jam diperkirakan masih cukup bertahan hingga tanggal 26 Juni 2018.
Peningkatan kecepatan angin itu diperkirakan akan bertahan di beberapa wilayah perairan Indonesia khususnya Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda, Laut Arafuru, dan beberapa perairan yang berhadapan dengan laut lepas seperti perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur.
BMKG mengimbau masyarakat dan kapal-kapal yang melintas untuk waspada dan siaga dalam melakukan aktivitas penyebarangan.
Masyarakat pun diimbau untuk selalu memperhatikan pembaruan informasi cuaca dan gelombang dari BMKG.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/prakirawan-memantau-citra-radar-cuaca-di-ruang-pusat-prakiraan-cuaca_20160408_111619.jpg)