Breaking News:

Arus Balik Lebaran

Penumpang Tujuan Depok Terlantar di Terminal Indihiang, Bus Dikabarkan Terjebak Macet di Nagreg

Dua unit bus reguler jurusan Depok yang seharusnya diberangkatkan pagi hari belum. . .

Penulis: Isep Heri Herdiansah | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribun Jabar/Isep Heri Herdiansah
Suasana Terminal Tipe A Indihiang, Kota Tasikmalaya, Selasa (19/6/2018) Siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri Herdiansah

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Kemacetan yang terjadi pada arus balik lebaran mengakibatkan kedatangan sejumlah bus alami keterlambatan datang ke Terminal Tipe A Indihiang, Kota Tasikmalaya, Selasa (19/6/2018).

Beberapa calon penumpang yang hendak melakukan perjalanan terpaksa harus menunggu kedatangan bus yang hingga kini masih terjebak macet.

Berdasarkan keterangan petugas Terminal Indihiang, Dede Suhandi, bus yang terjebak kemacetan tersebut merupakan armada Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) jurusan Tasik-Depok.

Dua unit bus reguler jurusan Depok yang seharusnya diberangkatkan pagi hari belum tiba hingga menjelang sore.

Menurutnya, bus trayek Tasik-Depok tersebut melayani pemberangkatan lima kali dalam sehari pada pagi, siang, dan malam hari.

Dua unit bus tersebut dilaporkan terjebak macet di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung.

Calon penumpang yang hendak bertolak ke Cibinong, Maman Sutiaman (59) mengatakan telah menunggu pemberangkatan bus sejak pukul 08.00 WIB.

Namun, kata dia, hingga pukul 14.30 WIB, bus yang ditunggu belum juga tiba.

"Saya tadi sudah bilang ke pihak terminal, kata mereka terlambat karena kejebak macet. Tadi banyak yang mau ke depok naik jurusan lain, ke Bogor, ke Jakarta. Katanya berangkat lagi Pukul 05.00 WIB sore. Udah tanggung nungguin dari tadi," kata Maman.

Maman mengaku cukup rugi waktu atas keterlambatan ini, sebab, kata dia, besok, Rabu (20/6/2018) ia sudah harus kembali masuk kerja.

"Iya saya besok harus kerja, tapi gimana ini sampai jam segini belum datang busnya," katanya.

Sementara itu, Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Indihiang, Jenny Maria Wirandani mengatakan pihaknya telah melakukan penambahan armada insidentil untuk mengantisipasi penumpukan penumpang akibat keterlambatan bus.

"Kami sudah menambah armada dari trayek lain untuk memberangkatkan penumpang tujuan Terminal Kampung Rambutan dan Kalideres. Masing-masing satu unit untuk mengantisipasi keterlambatan," kata dia.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved