Pilgub Jabar 2018

Komjen M Iriawan Diminta Lakukan Tiga Hal Ini untuk Jawab Keraguan

Di wilayah Jawa Barat bersaing empat calon kepala daerah, yaitu, Ridwan Kamil dan Uu Ruhzanul Ulum, Tubagus Hasanudin dan Anton Charliyan

Komjen M Iriawan Diminta Lakukan Tiga Hal Ini untuk Jawab Keraguan
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
--DILANTIK : Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kiri) memasang tanda pangkat kepada Penjabat Gubernur Jawa Barat Komjen Pol M. Iriawan (kanan) saat pelantikan di Gedung Merdeka, Bandung,Senin (18/6). Kementerian Dalam Negeri menunjuk Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) M Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat menggantikan Ahmad Heryawan yang masa jabatannya telah berakhir. (TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA)  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Penunjukan Komjen Mochamad Iriawan sebagai penjabat Gubernur Jawa Barat dinilai kental muatan politis.

Ahli ilmu politik dan pemerintahan dari Universitas Katholik Parahyangan, Asep Warlan Yusuf mengatakan, mantan Kapolda Metro Jaya itu harus menjawab kecurigaan publik atas dugaan motif politik di balik penunjukan itu.

"Dia harus membuktikan dengan tiga hal, pertama, komitmen menjaga netralitas. Kedua, kinerja tetap bagus dan melayani. Dan ketiga, akseptabilitas atas kinerjanya bisa diterima oleh publik," ujar Asep, Selasa (19/6/2018).

Meskipun menurut Mendagri Tjahjo Kumolo penunjukan itu tidak ada regulasi yang dilanggar, namun kata Asep, spekulasi politik di balik penunjukan tersebut tidak dapat terhindarkan.

"Karena ini jelang pilgub, motif politik tentu saja ada, dan itu yang diasumsikan publik akan menguntungkan salah satu paslon. Motif politik ini yang harus dicermati betul," kata dia.

Seperti diketahui, pada 27 Juni mendatang akan dilangsungkan pemungutan suara Pilkada serentak di 171 daerah, termasuk Provinsi Jawa Barat dan beberapa kota serta kabupaten di provinsi tersebut.

Baca: Ruas Tol Purbaleunyi Ramai, Pengemudi pun Sulit Dapat Tempat Parkir di Rest Area

Baca: Taklukkan Kolombia 2-1, Jepang Catat Sejarah di Piala Dunia

Di wilayah Jawa Barat bersaing empat calon kepala daerah, yaitu, Ridwan Kamil dan Uu Ruhzanul Ulum, Tubagus Hasanudin dan Anton Charliyan, Sudrajat dan Ahmad Syaikhu, serta Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi.

Pasangan Hasanah yang didukung PDI P adalah pasangan yang dianggap paling dicurigai karena berasal dari kepolisian, yaitu Anton Charliyan dan saat ini berada di urutan belakang menurut berbagai survei.

Selain itu, pasangan berikutnya yang dianggap bakal mendapat misi politik dari penunjukkan itu adalah pasangan Ridwan Kamil dan Uu Rihzanul karena partai pendukung pasangan ini seluruhnya adalah partai pendukung pemerintahan Jokowi, seperti PKB, Nasdem dan PPP.

Adapun, Ridwan Kamil menurut berbagai survei bersaing ketat dengan pasangan Dedi Mizwar dan Dedi Mulyadi sehingga dicurigai melakukan intervensi dari kekuasaan.(*)


Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved