Demi Sepatu Sekolah, Bocah Ini Jadi Ojeg Payung di Terminal, Bertelanjang Kaki

Selama ini, ia bersekolah menggunakan sandal. Ia pun mengaku malu jika sekolah terus-terusan tanpa bersepatu.

Demi Sepatu Sekolah, Bocah Ini Jadi Ojeg Payung di Terminal, Bertelanjang Kaki
Tribun Jabar/Hilda Rubiah
Devan (11) siswa SD ingin melanjutkan sekolah ke SMP, jadi ojeg payung Terminal Leuwipanjang, Jumat (15/6/2018), demi mengumpulkan uang membeli sepatu sekolah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Bibir bocah SD, Devan (11), bergetar saat menawarkan payungnya kepada orang-orang.

Dia tidak memakai sandal alias bertelanjang kaki. Kemeja lusuhnya basah karena guyuran hujan. Bocah lelaki itu pun tampak menggigil.

Itulah perjuangan Devan sebagai tukang ojeg payung di Terminal Leuwipanjang.

"Aku kerja seperti ini karena ingin membeli sepatu untuk sekolah," ujar Devan saat ditemui Tribun Jabar di Terminal Leuwipanjang, Jumat (15/6/2018) sore.


Selama ini, ia bersekolah menggunakan sandal. Ia pun mengaku malu jika sekolah terus-terusan tanpa bersepatu.

 Devan sekolah di SD Mitahussalam, sekitar Leuwipanjang. Tahun ini dia akan naik kelas ke SMP.

Pihak SD hanya menyarankan Devan untuk segera membeli sepatu jika ingin melanjutkan pendidikan ke SMP.

"Aku juga meminjam uang ke teman-teman tapi enggak ada yang mau meminjamkan," ujar Devan sambil menggigil kedinginan.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved