Lebaran Tiba, Petani Bunga Selasih Raup Keuntungan
Tak hanya diminati oleh warga Cirebon yang mudik, bunga tersebut juga diminati oleh pembeli dari Ciayumajakuning.
Penulis: Siti Masithoh | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Besok adalah hari lebaran yang dinanti oleh sejumlah petani Bunga Selasih di Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.
Pasalnya, tradisi memanen Bunga Selasih sudah dilakukan sejak beberapa tahun.
Mereka akan memanen bunganya menjelang lebaran.
Pelaku Perusakan Lapak Penukaran Uang Receh di Cilegon Akhirnya Minta Maaf, Lihat Videonya https://t.co/f8tVZyGrzV via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) June 14, 2018
Tak hanya diminati oleh warga Cirebon yang mudik, bunga tersebut juga diminati oleh pembeli dari Ciayumajakuning.
Aromanya yang khas dan tingginya dapat mencapai satu meter menjadi daya tarik bunga itu.
Seperti yang dilakukan Sanita dan keluarganya, mereka memilih menjadi petani musiman Bunga Selasih.
"Karena menjanjikan jika menjadi petani Bunga Selasih dadakan menjelang lebaran," ujar Sanita saat ditemui di kebunnya di Desa Cempaka, Kamis (14/6/2018).
Baca: Jelang Lebaran, Bunga Selasih Paling Dicari, Harganya pun Naik Jadi 2 Kali Lipat
Mereka sudah sepuluh tahun menjadi petani dadakan.
Dalam satu lahan 500 meter persegi, setiap panennya Sanita akan mendapat lebih dari 300 ribu ikat bunga.
Dalam menanam bunga tersebut, Sanita telah menghitung waktu untuk disesuaikan panen menjelang lebaran.
Di hari lebaran, harga Bunga Selasih akan cukup meningkat yakni mencapai Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per ikat bunga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/seorang-petani-sedang-memanen-bunga-selasih_20180614_160342.jpg)