Pilgub Jabar

Pengamat : Desain Iklan Koran RINDU Paling Memiliki Design Value

KPU Provinsi Jawa Barat, sejak dua hari lalu telah merilis iklan di media cetak untuk empat pasangan calon gubenur Jawa Barat.

Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Ferry Fadhlurrahman
Debat Pilgub Jabar di Gedung Balaiurung UI, Senin (14/5/2018). 

Layout iklan pasangan nomor tiga, juga menurut Dodi terlihat sangat terstruktur, dengan warna putih yang dominan, karena mungkin peran PKS yang sepertinya juga dominan.

Iklan pasangan nomor urut empat, dinilai Dodi tidak paling tidak menarik dari sisi desain.

Tapi jika dari kacamatanya sebagai pengamat dan praktisi, Dodi menilai, bahwa pasangan nomor empat sepertinya ingin hadir dengan program-program yang sudah dikerjakannya.

"Ini terlihat dari foto-foto dan kata-kata alasan mengapa memilih Deddy Mizwar," jelasnya.

Dari semua iklan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Dodi mengakui dari sisi teknik komunikasinya, desain iklan pasangan RINDU lebih unggul dibanding desain iklan pasangan lainnya.

"Iklan pasangan RINDU mencoba mengarahkan sisi emosional pemilih, atau dalam bahasa desainnya, ada faktor emotional design yang dimasukan ke dalam iklan," ungkap Dodi.

Ditambahkan Dodi, iklan pasangan nomor urut memiliki cara berkomunikasi yang lebih kekinian dan menyerap aspirasi 'zaman now', dan tidak terbawa arus cara komunikasi pragmatis pilkada lima tahun atau sepuluh tahun lalu.

"Tim desain pasangan nomor urut satu, sepertinya menangkap gagasan bahwa sekarang trennya sedang musim kopi yang menjamur dan menjadi gaya hidup masyarakat di Jawa Barat, yang harus direspon dan kemudian digunakan sebagai materi iklan," tuturnya.

Dengan merespon tren dan kehadiran banyak kedai dan warung kopi yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Jawa Barat, menurut Dodi, harapannya menjadi pesan yang lebih ringan dari sisi bahasa komunikasi bagi pemilih pasangan nomor urut satu, bahwa pasangan RINDU hadir untuk mereka.

Selain itu, jika dilihat dari sisi fotografi, pasangan nomor urut menurut pengajar di Jurusan Desan Komunikasi Visual di Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB) pasangan nomor urut satu jelas lebih sistematis, dan jauh memiliki konsep, beda dengan iklan pasangan lain semisal pasangan nomor empat yang hanya menjadikan foto dokumentasi sebagai bahasa komunikasi, atau pasangan nomor dua dan tiga yang tidak menggunakat set fotografi.

"Intinya, dari sisi desain dan layout, iklan pasangan nomor urut satu lebih modern, dan memiliki desain yang lebih berbicara atau design value yang lengkap dibanding pasangan lainnya," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved