Kapolri Minta Bawahan Berantas Begal, Kapolda Lampung: Para Kapolres dan Kapolsek Jadi Stres

"Saya sudah utarakan permasalahan tersebut kepada Kapolri," ujarnya. Suntana menyebutkan, tindak pidana begal seperti teori balon.

Kapolri Minta Bawahan Berantas Begal, Kapolda Lampung: Para Kapolres dan Kapolsek Jadi Stres
ANTARA FOTO/Ardiansyah/Kompas.com
Kapolda Lampung Irjen Suntana (kedua kiri) bersama Pelaksana Tugas Gubernur Lampung Didik Suprayitno (kiri) memeriksa pasukan dan kendaraan dinas saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2018 di lapangan Korpri Provinsi Lampung, Lampung, Rabu (6/6/2018). Operasi Ketupat Krakatau 2018 yang melibatkan 173.397 personel gabungan TNI-Polri dan Dinas Perhubungan, digelar dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1419 Hijiriah. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDARLAMPUNG- Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana mengatakan para kapolres dan kapolsek di wilayahnya stres setelah Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menginstruksikan jajarannya di Lampung untuk serius memberantas begal.

Menurut Suntana, mereka menilai, permasalahan begal bukan semata soal tindak kriminalnya.

"Permasalahan begal bukan hanya masalah tindak pidana, tapi juga harus dilihat faktor lainnya seperti masalah sosial ekonomi," kata dia di Bandarlampung, Senin (11/6/2018) malam.

Selama ini, lanjut dia, polisi telah melakukan tindakan tegas terhadap pelaku begal. Namun, begal tidak bisa dihilangkan seratus persen mengingat ada permasalahan sosial, seperti pengangguran dan ekonomi.

"Saya sudah utarakan permasalahan tersebut kepada Kapolri," ujarnya. Suntana menyebutkan, tindak pidana begal seperti teori balon. Jika satu titik dipencet, maka muncul kembali di tempat yang lain.

Menurut dia, untuk mengatasi begal, Polda beserta jajarannya tak hanya melakukan tindakan represif tetapi juga melakukan upaya humanis di lokasi yang diduga tempat begal, antara lain bakti sosial pemberian sembako, sunatan massal, dan pengajian.

"Kami melakukan bakti sosial di wilayah banyak begal seperti Jabung, Sukadana, dan daerah lainnya," ujar dia.

Baca: Real Madrid Tunjuk Pelatih Timnas Spanyol sebagai Manajer Baru Pengganti Zinedine Zidane

Namun demikian, Suntana menegaskan, jajaran Polda Lampung akan segera menuntaskan persoalan begal di wilayahnya. 

Sebelumnya, di sela kunjungan kerja di Bakauheni, Senin (11/6/2018), Kapolri menginstruksikan kepada seluruh jajaran kapolres dan kapolsek, terutama di Lampung, untuk serius memberantas tindak kriminal begal.

"Saya minta seluruh Kapolres dapat mengatasi kasus pembegalan ini, kalau tidak bisa atasi begal, maka Kapolres-nya yang saya begal. Pahamkan maksud saya," kata Kapolri.

Tito Karnavian juga meminta kepada Kapolres dan jajarannya harus membuat tim khusus untuk menangkap para pelaku pembegalan tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kata Kapolda, Para Kapolres Stres karena Instruksi Kapolri soal Begal"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved