Kenapa Harus Rute Penerbangan Kertajati-Surabaya yang Dibuka? Begini Alasannya
Ada beberapa alasan mengenai dipilihnya rute penerbangan Surabaya - Kertajati dan sebaliknya itu.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Rute penerbangan ke Surabaya resmi dibuka di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka.
Executive General Manager PT Angkasa Pura 2, Ibut Astono, mengakui ada beberapa alasan mengenai dipilihnya rute penerbangan Surabaya - Kertajati dan sebaliknya itu.
"Rute ke Surabaya dan Denpasar itu termasuk yang paling ramai," kata Ibut Astono saat ditemui di Terminal BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jumat (8/6/2018).
Chat Ruben Onsu dengan Istrinya Terungkap, Tuai Ribuan Komentar dan Buat Netizen Baper https://t.co/uEyLP8aelM via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) June 8, 2018
Rute ke Surabaya, menurut Ibut, merupakan yang paling banyak diminati.
Pasalnya, Bandara Internasional Juanda Surabaya merupakan bandara tersibuk kedua setelah Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.
Ia mengatakan, potensi pasar yang besar itulah yang mendasari dipilihnya pembukaan rute penerbangan ke Surabaya.
"Hari ini sampai 24 Juni 2018 pemesanan tiketnya hampir penuh, padahal baru dibuka," ujar Ibut Astono.
Selain itu, dalam waktu dekat, beberapa rute penerbangan lainnya juga segera dibuka.
Misalnya, maskapai Lion Air juga tengah mengurus perizinan untuk membuka penerbangan ke Kertajati.
Bahkan, maskapai Citilink yang baru beroperasi pun sudah berencana membuka 8 rute penerbangan lainnya.
"Rute lain perizinannya lagi diurus. Semoga cepat selesai agar bisa dibuka," kata Ibut Astono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pramugari-tengah-beri-informasi_20180608_150229.jpg)