Rabu, 15 April 2026

Kenapa Harus Rute Penerbangan Kertajati-Surabaya yang Dibuka? Begini Alasannya

Ada beberapa alasan mengenai dipilihnya rute penerbangan Surabaya - Kertajati dan sebaliknya itu.

TRIBUN JABAR / AHMAD IMAM BAEHAQI
Seorang pramugari tengah memberikan informasi kepada para penumpang saat pesawat Citilink take off dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Cirebon, Jumat (8/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Rute penerbangan ke Surabaya resmi dibuka di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Executive General Manager PT Angkasa Pura 2, Ibut Astono, mengakui ada beberapa alasan mengenai dipilihnya rute penerbangan Surabaya - Kertajati dan sebaliknya itu.

"Rute ke Surabaya dan Denpasar itu termasuk yang paling ramai," kata Ibut Astono saat ditemui di Terminal BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jumat (8/6/2018).


Rute ke Surabaya, menurut Ibut, merupakan yang paling banyak diminati.

Pasalnya, Bandara Internasional Juanda Surabaya merupakan bandara tersibuk kedua setelah Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.

Ia mengatakan, potensi pasar yang besar itulah yang mendasari dipilihnya pembukaan rute penerbangan ke Surabaya.

"Hari ini sampai 24 Juni 2018 pemesanan tiketnya hampir penuh, padahal baru dibuka," ujar Ibut Astono.

Selain itu, dalam waktu dekat, beberapa rute penerbangan lainnya juga segera dibuka.

Misalnya, maskapai Lion Air juga tengah mengurus perizinan untuk membuka penerbangan ke Kertajati.

Bahkan, maskapai Citilink yang baru beroperasi pun sudah berencana membuka 8 rute penerbangan lainnya.

"Rute lain perizinannya lagi diurus. Semoga cepat selesai agar bisa dibuka," kata Ibut Astono.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved