Jelang Lebaran 2018, Kota Cirebon Alami Inflasi 0,16 Persen

Kasie Statistik dan Distribusi BPS Kota Cirebon, Pepen Supena, mengatakan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kota Cirebon

Jelang Lebaran 2018, Kota Cirebon Alami Inflasi 0,16 Persen
TRIBUNJABAR/SITI FATIMAH
Kota Tasikmalayan menjadi kota dengan inflasi tertinggi dari 7 kota pantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) Gabungan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat pada Mei 2018 Kota Cirebon mengalami inflasi 0,16 persen.

Kasie Statistik dan Distribusi BPS Kota Cirebon, Pepen Supena, mengatakan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kota Cirebon menjelang Lebaran ini mencapai 128,21 persen.

Menurutnya, dari tujuh kelompok pengeluaran, satu di antaranya tidak mengalami perubahan IHK, yakni, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga.

"Sementara tiga kelompok pengeluaran mengalami inflasi dan tiga kelompok lainnya deflasi," kata Pepen Supena kepada Tribun Jabar, Selasa (5/6/2018).


Ia mengatakan, kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 0,27 persen.

Kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 0,18 persen.

Selain itu, kelompok kesehatan turut mengalami inflasi sebesar 2,24 persen.

Baca: Link Live Streaming Indosiar PSMS Medan VS Persib Bandung, Mario Gomez: Masa Lalu Biarlah Berlalu

Untuk kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi di antaranya kelompok sandang sebesar 0,61 persen.

"Kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar juga mengalami deflasi 0,02 persen," ujar Pepen Supena.

Ia mengatakan, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan pun mengalami deflasi 0,04 persen.

Pada Mei 2018, Provinsi jawa Barat mengalami inflasi 0,28 persen dan Nasional mengalami inflasi 0,21 persen. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved