Ini yang Akan Dilakukan Satgas Citarum Harum Pada Perusahaan yang Tak Perbaiki IPALnya

Penindakan tersebut dilakukan berbagai cara, di antaranya menutup saluran pembuangan limbah dengan cara dicor agar tidak kembali mengalir ke sungai.

TRIBUN JABAR/DANIEL ANDREAND DAMANIK
Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan di Makodam III Siliwangi, Senin (21/5/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Kodam III Siliwangi mengingatkan pada seluruh industri di dekat wilayah Sungai Citarum bahwa mereka berkewajiban untuk mengolah limbah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Beberapa waktu lalu, Satgas Citarum Harum melakukan penindakan terhadap pabrik yang melakukan pencemaran ke Sungai Cimahi yang bermuara di Sungai Citarum.

Penindakan tersebut dilakukan berbagai cara, di antaranya menutup saluran pembuangan limbah dengan cara dicor agar tidak kembali mengalir ke sungai.


Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, mengatakan, industri manapun yang masih membuang limbah ke Sungai Citarum, saluran tersebut akan ditutup.

"Tidak boleh ada lagi," kata Pangdam III Siliwangi di Makorem 062 Tarumanagara, Jalan Bharatayudha, Kabupaten Garut, Senin malam (4/6/2018).

Baca: Sebelum Beraktivitas, Yuk Cek Prakiraan Cuaca di Jabar Dulu!

Dirinya mengatakan, hingga saat ini ada beberapa perusahaan yang membuang limbah industrinya secara langsung ke Sungai Citatum tanpa melalui IPAL.

"Perusahaan tersebut di antaranya terdapat di Majalaya dan Cimahi," katanya.

Ia yakin, Citarum Harum akan selesai dalam jangka waktu dua tahun, meski pemerintah pusat menargetkan hingga waktu tujuh tahun.

Baca: PT KAI Daop II Gelar Apel Pasukan Operasi Angkutan Lebaran 2018

"Ini akan selesai bila seluruh elemen masyarakat ikut bahu membahu," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved