Awal Razan Najjar Menjadi Relawan Medis Hingga Akhirnya Terbunuh, Tak Kuliah dan Ikut Pelatihan

Ia mengikuti pelatihan paramedis selama dua tahun di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis.

Kolase Tribun Jabar
Razan Najjar 

TRIBUNJABAR.ID - Nama Razan Najjar sepertinya akan selalu dikenang oleh warga Palestina.

Wanita 21 tahun itu mendedikasikan hidupnya menjadi relawan medis di camp demonstran Palestina.

Apa yang membuat wanita yang masih muda ini memutuskan menjadi relawan?

Ayah dari Razan Najjar, Ashraf Najjar menceritakan awal mula anaknya bisa terjun ke dunia medis.

Pria berumur 44 tahun itu mengatakan putri sulungnya dari enam bersaudara memiliki nilai yang kurang bagus saat duduk di bangku SMA.

Karena nilainya yang kurang bagus itu, Razan Najjar tidak bisa melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi.

Melansir dari New York Times, Razan Najjar tidak hilang akal.

Ia mengikuti pelatihan paramedis selama dua tahun di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis.

Rajan Najjar kemudian menjadi relawan yang tergabung di organisasi kesehatan nonpemerintah, Palestinian Medical Relief Society.

Wanita berhijab ini juga ingin membuktikan bahwa perempuan juga mampu menjadi tenaga medis.

Halaman
1234
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved