Video Mobil Alphard Berusaha Melarikan Diri Usai Menabrak Dua Pemotor, Massa Menghadang

Dari kartu pengenal milik sopir, ia merupakan oknum Aparatur Negara dari Kemenkumham, Badan Investigasi Tindak Pidana Korupsi.

capture video
Pelaku tabrak lari di Surabaya dikeroyok massa, diduga sopir oknum aparat kemenkumham 

TRIBUNJABAR.ID, SURABAYA - Beredar video viral di media sosial mempertontonkan massa mengeroyok sebuah mobil Alphard berwarna hitam.

Menurut informasi dari postingan video yang diunggah ulang oleh akun Facebook Eris Riswandi, kejadian tersebut terjadi pada Kamis (31/5/2018) malam.

Mobil Alphard hitam tersebut dikeroyok massa diduga usai melakukan tabrak lari.

Dari informasi sementara yang berhasil dihimpun Tribun Video tabrak lari terjadi di Tandes Surabaya.

Diduga usai menabrak, pengemudi mobil tersebut melarikan diri dan dikejar ratusan massa pengendara sepeda motor hingga Sidoarjo.

Pengejaran berakhir saat mobil Alphard menabrak median pembatas jalan di depan Mako Parmar 2 Jalan Raya Gedangan.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit memperlihatkan mobil dikepung massa namun masih berusaha meloloskan diri.

Warga di lokasi terlihat berusaha menghentikan pengemudi mobil tersebut dan memukul-mukul kaca mobilnya.

Ia menerabas pembatas jalan dan kehebohan tersebut menyebabkan kemacetan terjadi.

Pengemudi mobil bernopol L 1424 VX tersebut telah menabrak dua pengendara motor di kawasan Gedangan.

Pengemudi melarikan diri dengan melaju melawan jalur dan berhenti setelah berhadapan dengan truk kontainer.

"Sopir atas nama Hartono Handoko (61) asal RT 08 RW 03 Gubeng Kertajaya 5/14 Surabaya sudah diamankan dan kami serahkan ke Polisi," kata Kopka Triono anggota Marinir Pasmar Gedangan yang ikut membantu mengamankan sopir, Jumat (1/6/2018).

Dari kartu pengenal milik sopir, ia merupakan oknum Aparatur Negara dari Kemenkumham, Badan Investigasi Tindak Pidana Korupsi.(*)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved