Di Tol Palikanci, Pemudik Hanya Boleh Istirahat di Rest Area Maksimal 1 Jam

"Lalu lintasnya kami atur, setiap pemudik yang datang ke rest area akan diingatkan maksimal satu jam saja,"

Di Tol Palikanci, Pemudik Hanya Boleh Istirahat di Rest Area Maksimal 1 Jam
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
General Manager PT Jasamarga Cabang Palikanci, Reza Febriano, saat mengecek kesiapan armada dalam Gelar Pasukan Siaga Operasional Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018 di Kantor PT Jasa Marga Cabang Palikanci, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Kamis (31/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Para pemudik yang akan melewati ruas Tol Palimanan-Kancin (Palikanci), Kabupaten Cirebon, hanya diperkenankan beristirahat di rest area maksimal selama 1 jam.

Pasalnya, pada musim mudik tahun lalu rest area menjadi satu titik penyebab menumpuknya arus kendaraan pemudik.

Pemerintah pun meminta Jasa Marga mengatur lalu lintas kendaraan di rest area agar tidak menyebabkan penumpukan arus kendaraan.

"Lalu lintasnya kami atur, setiap pemudik yang datang ke rest area akan diingatkan maksimal satu jam saja," kata General Manager PT Jasamarga Cabang Palikanci, Reza Febriano, saat ditemui setelah Gelar Pasukan Siaga Operasional Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018 di Kantor PT Jasa Marga Cabang Palikanci, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Kamis (31/5/2018).


Ia mengatakan, para petugas yang disiagakan juga akan mengimbau para pemudik agar tidak terlalu lama berada di rest area.

Keterbatasan tempat membuat mereka harus bergantian dengan para pemudik lainnya.

Selain itu, PT Jasa Marga Cabang Palikanci juga akan memberlakukan sistem zonasi di rest area.

Baca: Persib Bandung Kalah dari Bhayangkara FC, Mario Gomez: Kami Tak Bermain Baik tanpa Supardi

Baca: Raut Wajah Syok Presiden Real Madrid Saat Zinedine Zidane Umumkan Tinggalkan Los Blancos

Ada dua zonasi yang akan diberlakukan, yakni bagi kendaraan yang ingin mengisi bahan bakar minyak (BBM) dan kendaraan yang hendak ke toilet, masjid, serta pujasera.

"Nanti dipisah, kendaraan yang ingin isi BBM tidak boleh ke arah zonasi kendaraan yang ke toilet. Begitupun sebaliknya," ujar Reza Febriano.

Diharapkan perencanaan pengaturan itu bisa mencegah penumpukan arus kendaraan di rest area. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved