Buaya Itu Muncul Tiga Kali di Permukaan Sungai Citarum, Warga Baleendah Pun Heboh
Menurut Juman, kemungkinan buaya tersebut kelaparan sehingga muncul ke permukaan. Selain itu binatang reptil ini juga mempunyai kebiasaan berjemur
Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin
TRIBUNJABAR.ID, BALEENDAH - Untuk ketiga kalinya warga Baleendah dihebohkan dengan kemunculan buaya di aliran sungai. Kali ini buaya tersebut muncul kembali di RT 6/1 Kampung Warunghalang, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jumat (1/6/2018).
Seorang warga setempat, Juman (62) menuturkan, buaya pertama kali muncul sekitar pukul 08.00. Hingga sore ini buaya tersebut masih tampak lalu lalang di aliran Sungai Citarum sehingga menjadi nontonan warga setempat.
Baca: Pelatih Tinju Ini Mutilasi Pacarnya Jadi 7 Bagian Karena Kecewa Ternyata Tidak Perawan
"Ketahuannya tadi pagi jam 8, dari tadi bulak-balik terus. Kadang ke atas air kadang ke air tenggelam. Bahkan beberapa kali naik ke tanah (endapan lumpur yang berada di tengah sungai), ada empat kali mah," tuturnya.
Menurut Juman, kemungkinan buaya tersebut kelaparan sehingga muncul ke permukaan. Selain itu binatang reptil ini juga mempunyai kebiasaan berjemur di jam-jam tertentu sehingga sempat naik ke tanah di tengah sungai.
Komentar Jonathan Bauman Setelah Bikin Gol Bunuh Diri yang Akibatkan Persib Bandung Kalah https://t.co/UeNJqoK7cA via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) June 1, 2018
Dikatakan Jiman, buaya tersebut merupakan buaya yang sama, saat pertama kali muncul di aliran Sungai Muara Cisangkuy, Kampung Rencong, Desa Malaka Sari, Kecamatan Baleendah, pada Senin (21/5/2018).
Buaya kembali muncul di titik kedua di RT 1/9 Kampung Jambatan, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung Kamis (24/5/2018) sore. Dan kali ini buaya tersebut kembali muncul berjarak 1 km dari titik kedua.
Berapa Banyak Makanan atau Uang untuk Membayar Fidyah bagi Orang Tak Puasa Ramadhan? https://t.co/7aE0SaXtrs via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) June 1, 2018
"Kirain teh bohong ada buaya, ternyata benar ada buaya. iurain mah bayawak, soalnya kalau bayawak banyak ada lah 8 ekor mah saya pernah lihat," katanya.
Kemunculan buaya tersebut hanya menjadi tontonan warga. Tidak ada yang berusaha menangkap atau melaporkan kejadian tersebut ke Damkar, Satpol PP, Polsek, bahkan BKSDA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/buaya_20180601_164641.jpg)