Selain Langgar Aturan, Stiker Paslon Pilgub Jabar yang Ditempel Beri Peluang Aksi Kriminal

Kami minta surat edaran supaya kami bisa menertibkan stiker tersebut. Kami akan membantu mereka

Selain Langgar Aturan, Stiker Paslon Pilgub Jabar yang Ditempel Beri Peluang Aksi Kriminal
TRIBUN JABAR / GANI KURNIAWAN
Ilustrasi angkutan kota 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI- Selain melanggar aturan, stiker pasangan calon Pilgub Jawa Barat 2018 yang ditempelkan di angkot bisa mengganggu sopir dan penumpang.

Kepala seksi angkutan Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ranto Sitanggang, mengatakan stiker yang menempel tersebut akan mengurangi jarak pandang, bahkan kondisi dalam angkot bisa menjadi tidak terlihat.

"Kalau dibilang menganggu sudah pasti karena ketika kendaraan gelap, ditakutkan ada tindakan kriminal terhadap penumpang," ujarnya di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Kota Cimahi, Rabu (30/5/2018).

Namun pihaknya belum bisa mengambil sikap maupun tindakan terkait stiker tersebut karena harus menunggu surat edaran dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat terkait kebijakan tersebut.


Jika aturannya memang dilarang, kata Ranto, pihaknya akan langsung melakukan pencopotan stiker yang menempel di angkot itu.

"Kami minta surat edaran supaya kami bisa menertibkan stiker tersebut. Kami akan membantu mereka (Panwaslu)," kata Ranto.

Sejauh ini, kata Ranto, pihaknya belum menerima surat edaran dari Panwaslu terkait kebijakan pemasangan stiker bermuatan politik pada angkot tersebut.

Diberitakan sebelumnya, terkait penertibkan stiker paslon pilgub Jabar yang menempel di angkot, Panwaslu Kota Cimahi akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Cimahi. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved