Selasa, 28 April 2026

Ketum PPP Mengukuhkan 76 Ribu Santri Laskar Pengawal Suara di TPS pada Pilgub Jabar 2018

Kegiatan tersebut dibuka dengan penyematan secara simbolis sorban oleh Ketum PPP itu kepada sejumlah tokoh santri yang menjadi laskar santri

Penulis: Isep Heri Herdiansah | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Isal Mawardi
Ketua umum Partai Persatuan Pembangunan, Muhammad Romahurmuziy tengah menyematkan secara simbolis saat mengukuhkan sebanyak 76 ribu santri yang siap menjadi saksi di TPS pada hari pemilihan Pilgub di Aula Sekretariat Hamida, di Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (31/5/2018) Sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Ketua umum Partai Persatuan Pembangunan, Muhammad Romahurmuziy mengukuhkan 76 ribu santri yang siap menjadi saksi di TPS pada Pilgub Jabar, 27 Juni 2018.

Pengukuhan dilaksanakan di Aula Sekretariat Hamida, di Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (31/5/2018) Sore.

Kegiatan tersebut dibuka dengan penyematan secara simbolis sorban oleh Ketum PPP itu kepada sejumlah tokoh santri yang menjadi laskar santri yang juga merupakan pendukung Rindu (Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum).

Baca: Susunan Pemain Persib Bandung vs Bhayangkara FC, Billy Keraf Turun Sejak Menit Pertama

Dalam acara yang dihadiri sejumlah santri yang memadati aula tampak calon wakil gubernur Jabar nomor urut satu, Uu Ruzhanul Ulum dan wali kota Tasikmalaya yang juga ketua DPC PPP Kota Tasik, Budi Budiman.

Di tengah acara beberapa kali santri menyuarakan yel-yel yang berbunyi "Jabar Juara, Rindu Menang, Besok Pulang Berjuang Untuk Rindu,".

Muhammad Romahurmuziy mengatakan maksud dari kegiatan tersebut adalah sebagai upaya konsolidasi persiapan saksi tim Rindu dari komponen santri di 75 ribu lebih TPS pada 27 Juni 2018.

"Santri yang kami siapkan berasal dari 3 ribu pesantren di seluruh Jawa Barat untuk menyuseskan pasangan Rindu," kata Romi, sapaan Muhammad Romahurmuziy saat ditemui seusai acara.

Romi mengatakan, para santri sekarang bertugas menjadi agen konsolidasi pemenangan Rindu, di Miftahul Huda para santri diliburkan lebih dini.

"Semula libur dijadwalkan tanggal 20 Ramadan saat ini diliburkan 15 Ramadan, hingga 27 Juni nanti mereka bertugas mengkampanyekan Rindu di lingkungan masing-masing saat libur. Tugas lainnya tentunya menjadi saksi di TPS pada hari H nanti," tuturnya.

Dia menambahkan para santri yang dikukuhkan hari ini dapat menggalang suara untuk Rindu melalui sosialisasi yang mereka lakukan di kampung halaman selama libur.

"Kami harapkan satu santri membawa misi menggaet 100 suara untuk Rindu," harapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved