Tega! Tak Diberi Uang, Anak Ini Aniaya Sang Ibu dengan Batu Bata dan Bakar Rumahnya

Merasa tak puas memukul ibunya, pelaku kemudian membakar kasur hingga api merembet ke hampir semua bagian rumah sekitar pukul 18.30 WIB.

Shutterstock
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUNJABAR.ID - Hanya karena uang sebesar Rp. 75 ribu, seorang anak tega menganiaya ibu kandungnya.

Izzan Abdullan alias Brekele (23), warga Pedukuhan Kaligondang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta, nekat menganiaya ibu kandungnya sendiri karena permintaan uang tak dipenuhi.

Tak hanya menganiaya secara fisik, pelaku pun nekat membakar rumah sang ibu.


Dilansir dari Kompas.com, Kapolsek Bambanglipuro AKP Wahyu Sudadi mengatakan, penganiayaan terhadap Tri Iswani (48) itu terjadi pada Sabtu (26/5/2018) sore.

Kronologi kejadian tersebut, menurut AKP Wahyu Sudadi, awalnya pelaku meminta uang kepada ibunya sekira pukul 13.00 WIB.

Pelaku pun diberi uang Rp. 75.000, namun beberapa jam kemudian, pelaku kembali ke rumah dan meminta uang kembali untuk membeli minuman keras.

Pelaku mengancam sambil membawa pisau. Padahal, sebelumnya pelaku sudah diberi neneknya Rp 100.000, tetapi tetap meminta kepada ibunya dengan cara memaksa.

"Pelaku menganiaya ibunya karena masalah uang," kata Wahyu, Senin (28/5/2018).

Baca: Disnakertrans Garut Buka Posko Pengaduan THR, Jangan Takut Melapor!

Pelaku menganiaya ibunya dengan batu bata merah. Merasa tak puas memukul ibunya, pelaku kemudian membakar kasur hingga api merembet ke hampir semua bagian rumah sekitar pukul 18.30 WIB. Akibatnya, rumah ibunya terbakar.

"Tiga mobil pemadam kebaran datang untuk memadamkan api," imbuh dia.

Pelaku yang melarikan diri langsung dicari aparat kepolisian. Pelaku ditangkap sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian.

Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman 2,2 tahun dan Pasal 187 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

"Saat ini masih kita periksa, dan sudah kita tahan," pungkas Wahyu.

Baca: Satreskrim Polres Purwakarta Kembali Segel IPAL Perusahaan yang Nakal

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved