Breaking News:

Peras Warga hingga Rp 200 Juta, Empat Wartawan Gadungan Ditangkap Polisi

Merasa melihat ada sebuah pelanggaran, kemudian Usep didatangi oleh keempat orang tersebut untuk meminta sejumlah uang senilai Rp 200 juta

Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Sejumlah barang bukti yang diamankan polisi dari wartawan gadungan yang diringkus di RM Laksana, Garut 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Aparat kepolisian menangkap empat orang yang mengaku-ngaku sebagai wartawan, mereka ditangkap karena diduga melakukan pemerasan kepada Usep Sobar (48) warga Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Keempat orang tersebut yakni, HA (42) warga Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, TM (25) warga Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, API (55), warga Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, dan ADS (26) warga Kabupaten Karawang.

Dari informasi kepolisian, pada pukul 18.25 WIB bertempat di RM Laksana, Jalan Cikuray, Kabupaten Garut, Kepolisian Sektor Garut Kota, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) empat orang tersebut.

Baca: Dua Bombernya Tajam, Umuh Muchtar Puji Kepiawaian Mario Gomez

Berdasarkan keterangan, Usep memiliki anak bernama HSP (15) yang menikah di bawah umur dengan Hitoshi Makabe (61) seorang warga negara asing (WNA) berkewarganegaraan Jepang.

Merasa mengetahui bahwa anak di bawah umur dilarang untuk menikah, Usep berinisiatif untuk mengubah anak tanggal lahir anaknya lebih tua dari usianya pada saat ini.

Kemudian, Usep pun merubah akta kelahiran anak kandungnya tersebut kepada dinas terkait dan lalu mengajukan surat nikah kepada Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan Garut Kota.

Merasa melihat ada sebuah pelanggaran, kemudian Usep didatangi oleh keempat orang tersebut untuk meminta sejumlah uang senilai Rp 200 juta kepada Usep dengan dalih untuk menutupi pelanggaran dugaan pemalsuan akta.

Baca: Menjadi Stafsus Presiden, Adita Irawati Beberkan soal Tugas-tugasnya

Karena memiliki uang sebesar Rp 200 juta, Usep kemudian memberikan uang kepada empat orang tersebut sebanyak Rp 50 juta sebagai uang tutup mulut.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan, saat keempat orang tersebut tengah menyantap hidangan di RM Laksana, pihaknya langsung meringkus dan langsung diamankan di Polsek Garut Kota.

"Masih kami dalami dan satu orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni HA," kata Budi di Mapolsek Garut Kota, Jalan Papandayan, Kabupaten Garut, Jumat (25/5/2018).

Dari kejadian tersebut, kepolisian berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti, yakni uang Rp 50 juta, empat telepon genggam, satu kendaraan roda empat, dan satu botol miras jenis anggur merah

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved