Breaking News:

Ngeyel dan Terus Ulangi Pelanggaran, Sopir Pickup Diberikan Tanda Khusus Ini Pada Surat Tilangnya

Sopir angkutan barang tersebut sudah beberapa kali terkena razia karena melakukan pelanggaran yang sama.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Petugas Dishub Memeriksa Surat Angkutan Barang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Sopir angkutan barang yang melakukan bongkar pasang barang di terminal Pasar Antri ada yang sudah beberapa kali terkena razia karena melakukan pelanggaran yang sama.

Para sopir angkutan tersebut kerap melanggar aturan lantaran melakukan bongkar pasang barang di terminal, padahal terminal itu merupakan terminal angkutan penumpang, bukan angkutan barang.

Hal tersebut dikatakan Kasi angkutan Dishub Kota Cimahi, Ranto Sitanggang, saat melakukan razia angkutan barang di terminal pasar Antri, Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi, Kamis (24/5/2018).


"Untuk sopir angkutan barang yang sudah beberapa kali melakukan pelanggaran itu akan diberikan tanda khusus pada surat tilangnya," ujar Ranto.

Hal itu, kata dia, agar diberikan sanksi yang lebih berat oleh pengadilan Bale Bandung ketika menjalani persidangan.

Jika sopir angkutan barang telah melakukan pengulangan pelanggaran yang sama, lanjut Ranto, akan diberikan sanksi denda yang lebih besar.

"Makanya diberikan tanda khusus pada surat tilangnya agar sanksinya lebih berat, yang bisanya sanksi dendanya Rp 100 hingga Rp 200 ribu, sekarang bisa sampai Rp 1.5 juta," ujarnya.

Menurut Ranto, pemilik angkutan barang tidak cukup jera dengan sanksi yang pernah diberikan, sehingga pihaknya rutin melakukan penertiban di kawasan pasar setiap dua bulan sekali.

Baca: Anton Charliyan: Jangan Mengedapankan Sisi Debatnya Seolah-olah Kita Ini Diadu

Baca: Masuki Wilayah Terminal Angkutan Penumpang, Mobil Pickup Dirazia, Ini Cara Para Sopir Berkilah

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved