Breaking News:

Polres Bandung Lakukan Pengecekan Jalur Cijapati, Jalan dan PJU Rusak Akan Diperbaiki Sebelum Mudik

Perbaikan PJ maupun ruas jalan ditargetkan harus selesai sebelum arus mudik.

Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa
Rombongan kapolres Bandung melakukan pengecekan jalur mudik 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan, bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bandung, Agus Nuria, dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Teddy, melakukan pengecekan jalur mudik, Rabu (23/5/2018).

Beberapa jalur mudik yang dicek oleh rombongan tersebut, di antaranya adalah jalur alternatif Cijapati, atau jalan penghubung Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut.

Selama pengecekan, Kapolres Bandung tersebut mengatakan bahwa secara umum jalur utama maupun jalur alternatif mudik di Kabupaten Bandung siap digunakan.


"Jalur Cijapati sudah bagus, kemudian PJU sudah siap, memang ada beberapa yang mati, tapi sudah dilakukan terhadap PJU yang mengalami kerusakan," Ujar AKBP Indra Hermawan.

Meski secara umum jalur sudah baik, Kapolres Bandung tersebut mengatakan, perlu diakui masih ada sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Ruas-ruas jalan tersebut rencananya akan segera diperbaiki oleh Dinas PUPR Kabupaten Bandung.

Kapolres Bandung tersebut menambahkan, perbaikan PJ maupun ruas jalan ditargetkan harus selesai sebelum arus mudik.

Menurut AKBP Indra Hermawan, jalur Cijapati nantinya digunakan bila terjadi antrean kendaraan di dalam Tol Padaleunyi sepanjang lima kilometer.

"Nanti dibuka gate GBLA supaya antrean kendaraan dapat terurai, lalu diarahkan ke Sapan dan Cijapati," ujarnya.

Selain itu, Kasatlantas Kabupaten Bandung, AKP Dony Wicaksono, menambahkan, Jalur Kamojang, yang merupakan jalur alternatif, tidak terlalu diprioritaskan sebagai jalur mudik. Hal tersebut disebabkan jalur itu biasanya hanya digunakan oleh pemudik lokal asal Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

"Ini tidak diproritaskan untuk jalur lintasan. Jalur prioritas yaitu jalur Cileunyi-Nagreg dan alternatif ke Cijapati," ujarnya.

Baca: Ini Alasan Ustad Ridwan Tak Patok Besaran Gajinya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved