Selama Ramadan, Pelayanan Ini 'Dihilangkan' Sementara di Samsat Purwakarta

"Untuk pelayanan, kami tetap sama. Mengutamakan kecepatan dalam pelayanan, sehingga masyarakat bisa lebih nyaman," kata Bagus.

Selama Ramadan, Pelayanan Ini 'Dihilangkan' Sementara di Samsat Purwakarta
DOKUMENTASI SRIWIJAYA POST
Illustrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Tidak ada pengurangan pelayanan selama bulan Ramadan di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Purwakarta.

Kanit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satlantas Polres Purwakarta, Iptu Bagus Yudo mengatakan, demi kenyamanan, pelayanan tetap stabil dan mengutamakan kecepatan.

Hal tersebut dikatakannya saat ditemui di kantor Samsat Purwakarta, Jalan Mekarsari, Purwamekar, Purwakarta, Senin (21/5/2018).

Baca: Wow, Ini Orangtua Personel BTS, Ibunya Jungkook Cantik Banget, Mirip Adik Kakak Sama Anaknya

"Untuk pelayanan, kami tetap sama. Mengutamakan kecepatan dalam pelayanan, sehingga masyarakat bisa lebih nyaman," kata Bagus.

Menurutnya, pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di tempatnya tidak ada yang berbeda dari bulan lainnya.

Hanya saja, ada satu pelayanan yang dihilangkan pada bulan puasa seperti saat ini.

Bagus menyebutkan tidak ada 'welcome drink' yang diberikan bagi masyarakat yang datang ke kantornya kini.

Baca: Wow, Ini Orangtua Personel BTS, Ibunya Jungkook Cantik Banget, Mirip Adik Kakak Sama Anaknya

"Kami juga menghargai bagi masyarakat yang berpuasa. Biasannya, kalau di luar bulan Ramadan ada minuman bagi masyarakat yang datang," ucap dia.

Sementara itu, pelayanan Samsat gendong (samdong) dan Samsat Desa (samdes) tetap dilaksanakan oleh pihaknya.

Pelayanan tersebut untuk memudahkan masyarakat membayar pajak atau istilahnya memperpanjang STNK.

Baca: 4 Laga Berat Persib Bandung di Sepanjang Bulan Ramadan, Ini Jadwal Lengkapnya

Hal itu guna memudahkan pelayanan masyarakat yang ada di pelosok desa, pihaknya akan hadir ke tiap desa atau kelurahan yang sudah melayangkan permintaan kepada samsat.

"Sistemnya jemput bola. Agar setiap masyarakat bisa membayar pajak kendaraannya secara rutin dan tidak menyusahkan," ujarnya.

Penulis: Haryanto
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved