Pilgub Jabar

Ridwan Kamil Ajak Masyarakat Ambil Spirit Harkitnas untuk Perangi Terorisme

Mereka mendirikan Boedi Oetomo pada 1908, tapi sudah berwacana soal kemerdekaan Indonesia. Kita sekarang juga harus berpikir jauh ke depan

Ridwan Kamil Ajak Masyarakat Ambil Spirit Harkitnas untuk Perangi Terorisme
istimewa
Ridwan Kamil di Banjar 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANJAR - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil mengajak masyarakat untuk bersama-sama ambil bagian dalam memecahkan persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia, terutama masalah radikalisme dan terorisme yang belakangan merebak di Tanah Air.

“Di hari Kebangkitan Nasional ini marilah kita mengambil spirit yang diwariskan oleh para pendiri Boedi Oetomo, untuk merespon permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini,” kata Kang Emil sapaan akrab Wali Kota Bandung ini saat kampanye di Kota Banjar, Minggu, 20 Mei 2018.

Baca: Tujuh Jenazah Terduga Teroris di Surabaya Dimakamkan di 3 Liang Lahat

Menurut dia, aksi radikalisme dan terorisme yang terjadi di Surabaya, Sidoarjo, dan Riau baru-baru ini sudah sangat mengkhawatirkan. Jika para pelaku teror mendapat ruang untuk bergerak bebas, maka akan mengancam ketertiban dan keamanan negara.

Ridwan Kamil di Banjar
Ridwan Kamil di Banjar (istimewa)

Maka, kata Kang Emil, semangat para pendiri Boedi Oetomo yakni dr Soetomo dan dr Wahidin Sudirohusodo, sangat relevan untuk diterapkan dalam menghadapi kondisi Indonesia saat ini. “Mereka mendirikan Boedi Oetomo pada 1908, tapi sudah berwacana soal kemerdekaan Indonesia. Kita sekarang juga harus berpikir jauh ke depan tentang negeri ini. Tapi jangan lupa menyelesaikan dulu persoalan yang paling dekat dihadapi bangsa ini salah satunya terorisme,” katanya.


Khusus kepada kaum muda, generasi milenial, Kang Emil minta mereka memaknai Hari Kebangkitan Nasional dengan terus meningkatkan kualitas diri dan lebih peduli pada peduli pada masalah sosial. Generasi yang sangat akrab dengan gadget ini hendaknya memanfaatkan teknologi informasi untuk hal – hal yang positif dan produktif.

“Kaum milenial yang melek teknologi seharusnya ambil bagian dalam memajukan negeri ini. Bukan malah menjadi bagian dari masalah yang ada,” ujar Wali Kota Terbaik 2017 versi Kemendagri ini.

Baca: Uu Blusukan di Kuningan, Ini Solusinya untuk Wisata Religi Darmaloka dan Stok serta Harga Kedelai

Kang Emil mengambil contoh maraknya hoax dan ujaran kebencian di media social yang jika dibiarkan berpotensi memecah persaudaraan sesama anak bangsa. Karenanya kaum muda Indonesia harus pro aktif untuk melawannya.


“Anak – anak muda harus gagah berdiri di depan untuk mengikis hoax dan ujaran kebencian di social media,” kata Kang Emil.

Yang tak kalah penting, menurut Kang Emil, generasi milenial harus proaktif menangkal penyebaran paham radikalisme dan terorisme melalui media social. “Intinya kita tolak terorisme. Mari kita lawan bersama – sama,” kata Wali Kota Bandung yang masuk dalam daftar 50 Pemimpin Terbaik dunia 2018 versi Majalah Fortune ini. 

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved