Pilgub Jabar
Ridwan Kamil Targetkan Raih 60 Persen Suara di Cimahi, KBB, dan Kabupaten Bandung
Urusan perkotaan saya ada pengalaman sebagai wali kota. Dan setelah cuti nanti, saya pun kan memberi pengalaman sebagai wali kota
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Permasalahan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Cimahi menjadi perhatian calon gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Ridwan Kamil saat blusukan di Pasar Antri, Sabtu (19/5/2018).
Pada prinsipnya, masalah PKL kata Emil sapaan Ridwan Kamil, merupakan kewenangan wali kota. Tetapi, dari pengalamannya sebagai wali kota di Bandung bisa dia berikan ke wali kota Cimahi.
Baca: Bandingkan Potret Meghan Markle dan Kate Middleton Sehari Sebelum Dinikahi Pangeran Kerajaan Inggris
"Urusan perkotaan saya ada pengalaman sebagai wali kota. Dan setelah cuti nanti, saya pun kan memberi pengalaman sebagai wali kota Bandung untuk digunakan di Cimahi," ujarnya.
Masih Tak Dipakai Persib Bandung, Michael Essien Jadi Kapten Chelsea Lawan Inter Milan https://t.co/XU0hcN7wl5 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 19, 2018
Untuk wilayah Cimahi, Emil menargetkan raihan suara 60 persen. Tetapi, target suara itu bukan hanya untuk Cimahi melainkan di wilayah yang berbatasan dengan Kota Bandung, seperti Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, karena pengetahuan warga terhadap paslon Rindu (Ridwan Kamil-Uu Rhuzanul) maksimal.
"Banyak warga di perbatasan Kota Bandung menyampaikan ingin seperti Bandung berkali-kali. Artinya, mereka orang yang sering ke Bandung dan mengamati perubahan," ujarnya.
Tak Ada Nama Ustaz Abdul Somad, Khalid Basalamah, dan Adi Hidayat di Daftar Rekomendasi Kemenag https://t.co/zfPpeUYQia via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 19, 2018
Masalah keterbatasan lahan di Cimahi, Emil pun melihat tetap ada potensi yang bisa dikembangkan, yakni ekonomi yang sifatnya teknologi.
"Sebenarnya masterplan Cimahi sudah betul dengan ada smartcity dan ekonomi kreatif ke arah animasi yang tidak menggunakan lahan besar namun memiliki nilai ekonomi tinggi," ujarnya.